Pengukuran
- Saturday Aug 2,2008 10:48 AM
- By san
- In Besaran dan Satuan
Untuk mencapai suatu tujuan tertentu di dalam fisika, kita biasanya melakukan pengamatan yang disertai dengan pengukuran. Pengamatan suatu gejala secara umum tidak lengkap apabila tidak ada data yang didapat dari hasil pengukuran. Lord Kelvin, seorang ahli fisika berkata, bila kita dapat mengukur yang sedang kita bicarakan dan menyatakannya dengan angka-angka, berarti kita mengetahui apa yang sedang kita bicarakan itu.
Apa yang Anda lakukan sewaktu melakukan pengukuran? Misalnya anda mengukur panjang meja belajar dengan menggunakan jengkal, dan mendapatkan bahwa panjang meja adalah 7 jengkal. Dalam pengukuran di atas Anda telah mengambil jengkal sebagai satuan panjang. Kenyataan dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melakukan pengukuran terhadap besaran tertentu menggunakan alat ukur yang telah ditetapkan. Misalnya, kita menggunakan mistar untuk mengukur panjang. Pengukuran sebenarnya merupakan proses pembandingan nilai besaran yang belum diketahui dengan nilai standar yang sudah ditetapkan.
ALAT UKUR BESARAN
Alat Ukur Besaran Pokok
| Besaran Pokok | Alat Ukur |
| Panjang | Mistar, Jangka sorong, mikrometer sekrup |
| Massa | Neraca (timbangan) |
| Waktu | Stop Watch |
| Suhu | Termometer |
| Kuat Arus | Amperemete |
| Jumlah molekul | Tidak diukur secara langsung * |
| Intensitas Cahaya | Light meter |
* Jumlah zat tidak diukur secara langsung seperti anda mengukur panjang dengan mistar. Untuk mengetahui jumlah zat, terlebih dahulu diukur massa zat tersebut. selengkapnya dapat anda pelajari pada bidang studi Kimia.
Mistar : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0,5 mm.

Jangka sorong : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0,1 mm.

Mikrometer : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0,01 mm.

Neraca : untuk mengukur massa suatu benda.

Stop Watch : untuk mengukur waktu mempunyai batas ketelitian 0,01 detik.

Termometer : untuk mengukur suhu.

Amperemeter : untuk mengukur kuat arus listrik (multimeter)

Alat Ukur Besaran Turunan
Speedometer : untuk mengukur kelajuan

Dinamometer : untuk mengukur besarnya gaya.

Higrometer : untuk mengukur kelembaban udara.

Ohm meter : untuk mengukur tahanan ( hambatan ) listrik
Volt meter : untuk mengukur tegangan listrik.
Ohm meter dan voltmeter dan amperemeter biasa menggunakan multimeter.

Barometer : untuk mengukur tekanan udara luar.

Hidrometer : untuk mengukur berat jenis larutan.

Manometer : untuk mengukur tekanan udara tertutup.

Kalorimeter : untuk mengukur besarnya kalor jenis zat.

Istilah dalam Pengukuran
Ketelitian adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur terhadap nilai benar x0.
Kepekaan adalah ukuran minimal yang masih dapat dikenal oleh instrumen/alat ukur
Ketepatan (akurasi) adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama. Dengan memberikan suatu nilai tertentu pada besaran fisis, ketepatan merupakan suatu ukuran yang menunjukkan perbedaan hasil-hasil pengukuran pada pengukuran berulang.
Akurasi alias Ketelitian Pengukuran
Pengukuran yang akurat merupakan bagian penting dari fisika, walaupun demikian tidak ada pengukuran yang benar-benar tepat. Ada ketidakpastian yang berhubungan dengan setiap pengukuran. Ketidakpastian muncul dari sumber yang berbeda. Di antara yang paling penting, selain kesalahan, adalah keterbatasan ketepatan setiap alat pengukur dan ketidakmampuan membaca sebuah alat ukur di luar batas bagian terkecil yang ditunjukkan. Misalnya anda memakai sebuah penggaris centimeter untuk mengukur lebar sebuah papan, hasilnya dapat dipastikan akurat sampai 0,1 cm, yaitu bagian terkecil pada penggaris tersebut. Alasannya, adalah sulit untuk memastikan suatu nilai di antara garis pembagi terkecil tersebut, dan penggaris itu sendiri mungkin tidak dibuat atau dikalibrasi sampai ketepatan yang lebih baik dari ini.
Ketika menyatakan hasil pengukuran, penting juga untuk menyatakan ketepatan atau perkiraan ketidakpastian pada pengukuran tersebut. Sebagai contoh, hasil pengukuran lebar papan tulis : 5,2 plus minus 0,1 cm. Hasil Plus minus 0,1 cm (kurang lebih 0,1 cm) menyatakan perkiraan ketidakpastian pada pengukuran tersebut sehingga lebar sebenarnya paling mungkin berada di antara 5,1 dan 5,3.
Persentase ketidakpastian merupakan perbandingan antara ketidakpastia dan nilai yang diukur, dikalikan dengan 100 %. Misalnya jika hasil pengukuran adalah 5,2 cm dan ketidakpastiannya 0,1 cm maka persentase ketidakpastiannya adalah : (0,1 / 5,2) x 100 % = 2 %.
Seringkali, ketidakpastian pada suatu nilai terukur tidak dinyatakan secara eksplisit. Pada kasus seperti ini, ketidakpastian biasanya dianggap sebesar satu atau dua satuan (atau bahkan tiga) dari angka terakhir yang diberikan. Sebagai contoh, jika panjang sebuah benda dinyatakan sebagai 5,2 cm, ketidakpastian dianggap sebesar 0,1 cm (atau mungkin 0,2 cm). Dalam hal ini, penting untuk tidak menulis 5,20 cm, karena hal itu menyatakan ketidakpastian sebesar 0,01 cm; dianggap bahwa panjang benda tersebut mungkin antara 5,19 dan 5,21 cm, sementara sebenarnya anda menyangka nilainya antara 5,1 dan 5,3 cm.
Ketidakpastian Mutlak dan Relatif
Hasil pengukuan selalu dilaporkan sebagai x = x plus minus delta x di mana delta x merupakan setengah skala terkecil istrumen (pengukuran tunggal) atau berupa simpangan baku nilai rata-rata sampel (pengukuran berulang). Delta x dinamakan ketidakpastian mutlak. Ketidakpastian mutlak berhubungan dengan ketepatan pengukuran, di mana semakin kecil ketidakpastian mutlak yang dicapai, semakin tepat pengukuran tersebut. Misalnya pengukuran panjang dengan mikrometer skrup, L = (4,900 0,005 ) cm. Nilai 0,005 cm merupakan ketidakpastian mutlak yang diperoleh dari setengah skala terkecil mikrometer dan 4,9 merupakan angka pasti.
Ada 63 Komentar
thanks,dah ngringanin tugasku
yaAhhh………….
dah lewat minggu kemaren……….
thanks untuk materinya
thanks.. btw gmana ya caranya ngitung massa matahatari???
Silahkan baca Hukum Newton tentang gravitasi terlebih dahulu, biar lebih nyambung….
Besar gaya tarik bumi-matahari adalah :
F = G mM/(r^2)
(di mana m = massa bumi, M = massa matahari dan tanda ^ = kuadrat. Persamaan tersebut merupakan persamaan hukum gravitasi universal, yang kita terapkan untuk bumi dan matahari)
Dengan menganggap lintasan bumi merupakan lingkaran, maka berlaku persamaan gaya sentripetal bumi :
Fs = m(v^2) / r
sekarang kita subtitusikan kedua persamaan ini :
G mM/(r^2) = m(v^2) / r
G M/(r^2) = (v^2) / r
M = (v^2)(r) / G
Kita bisa menghitung massa matahari dengan persamaan ini, karena telah diketahui v (kecepatan linear bumi), r (jari-jari bumi) dan G (konstanta universal yang diperoleh dari hasil pengukuran).
than’k banget
kalau ada rpp dan silabusnya juga ada ya
tx 4 u’r info
Slm knl.,mhn dikrm alat utk mengukur motivasi belajar …trims
hebat euy, wah aku bisa belajar n dapet informasi byk nih..thanks ya..
Tulisanmu aku tumpangin ke blog ku bolehkan??
Best regard,
Nanang ov
makasihhhhhhh……dah bantu
namanya kok xxx ?
Thank’s yAw Udah Bantu tugas gw DeNgan Mudah…
Kk kenapa SI panjang bisa meter? kenapa bukan km,hm,dam,dm atau yg lain nya mohon di jawab y plzzz Juga dengan Suhu dan Massa
senangnya bisa tau ilmu tentang fisika..
Study fisika mang asik cih cm agk sulit.wlupn Q dh bljr ttp ja nilaiQ gx tggi.tp Q sng koq bs study ilmu fisika.
Sobat jwb y prtnyanQ. Q pngn tao rms s tlg ksh tao Q yach.slm knl sbt by:monica chintya natasa
alhamdulillah,, akhirnya ketemu juga rumus ketidakpastian ini…. sibp… T.O.P dah….
maaf,,, numpang tanya beda antara ketelitian, keakuratan, dan ketepatan itu apa yah???
bwat melengkapi laporan praktikum nih…
tolong bantu saya yach…
1. Harga kesalahan absolut ditentukan menurut 2 buah konveksi atau perjanjian. Jelaskan pengertian nya ???
2. Akibat perubahan temperatur, suatu benda yang diukur dapat berubah. Jelaskan tentang hal ini ????
3. Tuliskan nst dari speedometer pada motor honda Karisma dan Suzuki Shogun R ???
TLOOOOng bgt y,, bntuin aq…
q tunggu jwbn na YYY,, ,, , ,,pleASEEEEEEEEeeeeee……………….
nie bguss bgt…
tararengkyu buat informasinyaaaaa…..
Thanx bgt lohh dah ngeringanin tugas ipa aku yaaaa……..pokoknya topbgt dehhhh…….
mkch bgt dgn ada.x materi nie q ngtasa t’bntu bgt
^_^
hhhhhmmmmmm,,,,,, kul d`mana sih?????
Qwwww juga banyak banget tugas nih
kok “klik disini” nya gak bisa seh. padahal kan mau liat.
webnya disuspend mas
jad gemana donk kk?
da solusi gak?.
hihi….
Coba minta bantuan om google
Tuh web bukn punya saya
sblumny,,
thank’zz bgt!!
tgzku dah kejwb sbagian..
bisa kirimin materi tentang pengukuran tekanan dinamis dan statis g’? kalau bisa sekalian dengan contoh alat beserta manfaatnya?
thank’s b4
suatu pesawat angkasa memiliki laju 18.600 mil/jam. berapakah laju ini jika dinyatakan dalam tahun cahaya per abad? satu tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh oleh cahaya dalam satu tahun dengan laju 186.000 mil/detik…
tolong kasih tahu cara menghitungnya…..aku kesulitan nie…
tlg balas segera…
Mkcih………..mterix udh bza bntu nyelesain tugas2 aq..!!!tp aq lg bngung pembahasan bwt lp0ran praktikum aq ne bza bntu g???krm d0ng cnth pembhsanx
Mkch ya……….bza g krm cnth pmbhsan bwt lp0ran prktikum aq c0z aq bngung..
trims buat guru muda / bang Alex, dengan adanya tulusan2 abang Q bs nylesain tgs2 Q yg t ad henti2nya.
sX lg Trims bnyak bang!!!!!!!!!!!!!!!!!!
tanpamu tgsQ g kelar jadi tulis terus materi2 fisika yang abang ketahui!!!!!!!! OK bang! smoga sukses!!! Amien…………..
makasih ya infonya..
berguna banget!!
^^
mksii beeud dahh,,
makasih pak,,,ijin ngopy pak,,,heheheh
gak usah pake ijin segala… he2…
Nice Article bro!!!
Terima kasih!!! saya bisa memperdalam ilmu
Sama2 Adolf…
Tugas terselesaikan berkat gurumuda
THANK YOU VERY MUCH !!!!
Terima kasih…………….ini smua bsa bantu nyelesein tGs q…………
tq bwat gurumuda, akhirnyaw tugs gw bisa selesai jga
ada yg tau gak landasan teori tentang pengukuran zat cair menggunakan hidrometer ?
tolong jelasin dong . .
thanks before . . ^_^
Maaf Ganteng, belum ada materinya di blog… Kalo Ganteng butuh cepat, coba bantuan omgoogle dulu,mungkinada situs lainyang menyediakan
Pak, apakah tegangan dan resistansi termasuk besaran??
Termasuk besaran pokok? Apakah diturunkan dari besaran yang lainnya?? Minta penjelasannya ya Pak, terimakasih..
besaran pokok hanya ada 7 saja, selain itu masuk kategori besaran turunan.
thanks ya ini mudahin aku untuk ngerjain tugas
makasiiiiiii
thanks! gua bisa belajar dengan mudah..
trmakasihhh …
tugas ku selesai karena blog ini ..
^_^
kirimin dunk skrg
mantap bro……….
Pak,klo cara mengukur dengan alat ukurnya jangka sorong sm mikrometer sekrupnya gimana sih? Saya masih bingung
aisyah baca di sini ya — mengukur besaran pokok
Pak, bisa kasi contoh soal mikrometer sekrup dan jawabannya?
(klo bisa yang susah)
thx
apik
Mantap pak, walau gw msh blum ngrti bnyak tntang ni.
Tpi bagus kok.
manteb……
THANKS… MAAP YA… KALO COPAS DIKIT.. SOALNYA BUTUH BUAT TUGAS… MAKASIH PISAN!
GBUA…
alhamdulilah
akhirnya ketemu juga niyang saya cari
hmmMMmm….alhmdulillah…..
hlman ne bner2 mmbntu saia dlam pnyelesaian tugz….
thnk’x gurumuda….,LNJUTKAN…!!!!
saya mohon carikan materi pengukuran suhu,panjang. ada tugas ni
thanks dah bagi2 ilmunya..
Tinggalkan pesan