Model, Teori, Hukum dan Prinsip
- Monday Sep 15,2008 03:43 PM
- By san
- In Istilah dan Konstanta
Tahukah anda apa yang dimaksudkan dengan model, teori dan hukum ? Ketika mempelajari fisika, kita selalu menggunakan istilah-istilah ini. Kata “model” yang digunakan dalam fisika berbeda pengertiannya dengan kata “model” yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti “model iklan” atau “foto model”. Mungkin hingga saat ini anda juga masih kebingungan atau bahkan tidak mengetahui pengertian model, teori dan hukum dari sudut pandang ilmu fisika. Oleh karena itu pada kesempatan ini GuruMuda ingin membantu anda untuk lebih memahami makna beberapa istilah tersebut.
Model
Ketika fisikawan ingin memahami suatu fenomena tertentu, mereka selalu menggunakan model. Dalam fisika, model adalah suatu analogi alias perbandingan mengenai suatu hal dengan sesuatu yang sudah kita ketahui dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, model juga merupakan sebuah bentuk sederhana dari suatu sistem yang sulit untuk dianalisis secara keseluruhan. Para fisikawan selalu menggunakan perbandingan mengenai suatu hal atau fenomena yang rumit tersebut dengan sesuatu yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya model gelombang cahaya. Dalam kenyataannya cahaya bersifat sebagai gelombang dan hal ini telah dibuktikan melalui eksperimen di laboratorium. Walaupun demikian, cahaya yang kita lihat langsung dengan mata tidak menunjukkan bentuk sebagai gelombang. Untuk mengatasi hal ini, para fisikawan menggunakan analogi alias perbandingan gelombang cahaya dengan gelombang air, karena kita sudah mengetahui dan sering melihat gelombang air. Jadi kita bisa membayangkan bahwa cahaya seolah-olah terbuat dari gelombang-gelombang, karena dalam berbagai eksperimen di laboratorium para fisikawan mengamati bahwa cahaya juga berprilaku sebagai gelombang.
Selain contoh model gelombang cahaya, ada juga contoh lain yaitu model partikel. Misalnya kita menganalisis bola yang melakukan gerak parabola di udara. Dalam kenyataannya, bola tersebut tidak benar-benar bulat, tetapi ada lapisan-lapisan di kulitnya (anda dapat mengamati bola sepak). Ketika bergerak di udara, gerakan bola tersebut dihambat oleh gesekan udara dan dipengaruhi oleh tiupan angin. Berat bola juga selalu berubah-ubah, sesuai dengan ketinggiannya dari permukaan bumi dan bumi juga sedang berotasi. Apabila kita memasukan semua hal itu dalam perhitungan maka akan menjadi persoalan yang sangat rumit. Oleh karena itu kita menganggap bola sebagai obyek atau partikel, di mana gerakannya seolah-olah dalam ruang hampa (gesekan udara diabaikan), beratnya dianggap tetap alias tidak berubah, dan rotasi bumi juga kita abaikan. Sekarang kita dengan mudah menganalisis gerakan bola menggunakan model ini. Walaupun banyak hal diabaikan dalam model di atas, tidak berarti kita juga mengabaikan semua hal yang mempengaruhi gerakan bola. Dalam menganalisis gerak parabola yang dilaukan bola, kita tidak bisa mengabaikan gravitasi yang membuat gerakan bola berbentuk parabola. jadi intinya, model yang kita pilih harus difokuskan aspek penting yang ingin kita analisis. Model yang baru dijelaskan secara panjang lebar ini dikenal dengan julukan model ideal. Tujuan adanya model adalah memberikan kita gambaran atau pendekatan.
Teori
Makhluk apakah teori itu ? jika anda pernah mendengar nama eyang Einstein maka anda mungkin mengetahui salah satu teorinya yang luar biasa, yakni teori relativitas khusus. Mengapa disebut teori, bukan model ? apakah perbedaan antara teori dengan model ?
Model relatif lebih sederhana dan mempunyai kesamaaan struktur dengan fenomena yang dipelajari, sedangkan teori lebih luas, lebih mendetail dan memberikan ramalan yang dapat diuji dan sering hasil pengujian memiliki ketepatan yang tinggi. Terkadang karena sebuah model dikembangkan dan mempunyai cakupan fenomena yang lebih luas maka dapat disebut sebagai teori. Contohnya dalah teori gelombang cahaya dan teori atom.
Hukum
Bagaimanakah dengan hukum, misalnya Hukum I Newton ?
Hukum merupakan pernyataan yang singkat tapi bersifat umum dalam menjelaskan perilaku alam. Terkadang pernyataan itu membentuk suatu persamaan atau hubungan, misalnya Hukum II Newton. Suatu pernyataan disebut hukum jika secara eksperimental berlaku secara luas. Hukum-hukum ilmiah bersifat deskriptif; menjelsakan bagaimana alam berprilaku, tidak menjelsakan bagaimana alam harus berprilaku. Berbeda dengan hukum politik yang preskriptif, di mana menjelaskan bagaimana manusia harus beprilaku. Suatu pernyataan disebut hukum jika validitasnya telah teruji secara luas. Walaupun demikian, jika terdapat informasi-informasi baru yang muncul maka hukum-hukum tertentu harus disesuaikan, bahkan harus dilenyapkan.
Prinsip
Jika hukum mempunyai cakupan yang luas, maka prinsip mempunyai cakupan yang terbatas, misalnya prinsip Archimedes atau prinsip Pascal. Prinsip dan hukum memiliki kemiripan, hanya pernyataan sebuah prinsip kurang umum, sedangkan pernyataan yang dikategorikan ke dalam hukum memiliki cakupan yang luas.
Referensi
Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta : Penerbit Erlangga
Young, Hugh D. & Freedman, Roger A., 2002, Fisika Universitas (terjemahan), Jakarta : Penerbit Erlangga
NB : Silahkan download Buku Sekolah Elektronik (BSE) gratis. Tersedia Buku SD, SMP, SMA dan SMK. Semua mata pelajaran. Klik di sini

Ada 25 Komentar
salam kenal pak
pak ada modul fisika smk jurusan komputer jaringan??
@ belum ada
fisika buat anak kuliah belum ada pak..
buat adik saya..
bisa kirimkan kami modul fisika kelas X saja….
berhubung di tempat kami masih belum mempunyai contoh modul atau bahan yang diketik.
adapun alamat kami:
TANAH BUMBU, KODE POS 72175
JAUH DI UJUNG KALIMANTAN SELATAN.
KAMI BARRU SAJA IKUT PEMBELAJARAN ICT, INI MENGIRIM KAN EMAIL BARU AJA JUGA
siip ya
omm,asik tulisanna
yupz om goy
Selamat Pak, saya salut…..
….semoga semua ini bermanfaat buat generasi muda mendatang…
khususnya buat anak saya yang baru masuk penjurusan IPA…
Jerih payah Bapak semoga dibalas oleh Tuhan YME….
Sebenarnya saya udah kuliah,tapi tulisan anda sungguh sangat bermanfaat bagi saya yang memang tidak begitu menguasai fisika..
terima kasih
waaaaaahhhhh
salut lah bwt bang san
udh semestr brapa bang….????
maaaanteeepppp bener sohib gw yang atu ini…saluuuttt!!! banggaaaa!!!
anda membuat hati saya tergerak utk belajar ipa lg,,stelah sbelumnya saya benci bgt ma fisika dan mulai memutuskan utk mendalami ilmu sosial..terimakasih pak..
sami2 liony
tapi baru tergerak aja sihh,,abis kalo udah latian soal’a pusing sendiri nii..hehehe.. tapi ttp brusaha aja lah,,
Makasih alex ats ilmunya, o iya, saya ingin tahu mengenai aplikasi kalkulus dalam fisika serta penggunaannya dalam realita hidu, kira2 hubungannya bagaimana?
kalkulus tuh bantu mpemecahan masalah secara matematis
trima kasih atas kebaikannnya..
ternyata model..hukum..teori dan prinsip punya defenisi yang berbeda… o..ya.. saya ingin tahu gimana belajar fisika tanpa rumus..makasi atas jawabannnya..
pengertian tentang hukum hook ko ga tercantum,malah yang muncul hukum-hukum yang lainya.tks
Kalo hukum hooke asny diaz bisa lihat di bagian elastisitas
mantaabbbbbb…eeuuuuuyyyyyyy
jd bertambah ilmu pengetahuannya ni.
thank ya kak..
hhmmm,,,,,
)
senang dpat iLmu baru,,
maksiii….
makasih dah masuk ke email sy.oh ya…pembahasan materi bagus ya mudah dimengerti….ada gak buku tentang khusus untuk smk jurusan rekayasa dan teknologi ????….
Boleh saya berkomentar,,,,
Model dalam fisika merupakan suatu proses berMetaforma atau proses pengalihan/memindahkan/mengalihkan asosiasi dari suatu bentuk awal ke bentuk lain yg memiliki tingkat makna sama……
Teori merupakan bentuk luas dari model itu sendiri, jika model masih berupa penjelasan sederhana, maka Teori sudah merupakan alur deskriptif yg luas dari model tsb,
Jika teori sudah berlaku umum dan teruji pada berbagai percobaan universal maka statusnya meningkat menjadi “Hukum” dimana sudah menjadi ketetapan yang pasti terjadi di alam,,
Tapi, saya lebih suka kalau “Hukum” dimasukkan ke sifat, krn lebih condong ke arah cakupan,
makasih Ary
makasih…………..
udah bantu sy blajar,
Tinggalkan pesan