Mengapa pada malam hari suara terdengar lebih jelas, sedangkan siang tidak
- Wednesday Jun 23,2010 01:48 PM
- By san
- In Belajar dengan bertanya
Pernah bertanya demikian ? Misalnya rumah saya jauh dari jalan raya. Siang hari biasanya saya tidak bisa mendengar bunyi kendaraan yang lewat di jalan raya, tapi anehnya malam hari saya bisa mendengar suara kendaraan ?
Pernah mengalami hal yang sama ? mengapa bisa demikian ?
Ada 36 Komentar
pada siang hari tekanan udara rendah (dipengarui sinar matahari), dan gelombang suara akan terdengar walaupun sejauh apapun jika adanya benda asing yang membantu menghantarkan gelombang bunyi sampai ke telinga kita, yaitu udara.
ketika malam, tekanan udaranya akan tinggi.
kita selalu merasakan dinginnya malam dan merasakan angin lebih kencang dibanding siang hari.
itu artinya kita dapat membandingkan perubahan suhu dan tekanan udara di antara 2 sesi, siang dan malam.
“BIASANYA”:
Siang : alat tranportasi banyak beraktifitas, suara bising,
kendaraan tidak terdengar, tekanan udara rendah (panas).
Malam: alat tranportasi berkurang , suara sepi, kendaraan
terdengar jelas, tekanan udara tinggi (lebih dingin).
jadi, menurut perbandingan diatas yang memengaruhi suara adalah perubahan tekanan udara.
Mau coba?, coba saja teriak sekeras kerasnya di dalam ruangan hampa udara, apakah orang lain bisa mendengar?.
dan coba berteriak ketika tingginya tekanan udara meningkat dimulai pukul 07:00, kita tidak perlu teriak terlalu kecang karena udara membantu menghantarkan gelombang suara searah ke arah angin (udara yg bergerak).
bunyi merambat memerlukan medium, seperti udara.
energi bunyi dirambatkan partikel2 udara ke segala penjuru
pada siang hari, matahari akan memanaskan partikel udara, yang berarti partikel udara menyerap energi dari matahari. tumbukan partikel udara yang berenergi tinggi ini akan menyebabkan partikel2 tersebut terdorong ke atas, sehingga jumlah partikel udara pada permukaan bumi akan berkurang. hal ini menyebabkan perambatan bunyi tidak baik karena medium perambatannya (partikel udara) sedikit.
pada malam hari, lambat laun partikel udara di atas akan mendingin dan kembali turun ke permukaan bumi. sehingga partikel udara pada permukaan bumi menjadi banyak. dengan demikian, bunyi akan merambat dengan baik ke segala penjuru yang menyebabkan kita dapat mendengar bunyi kendaraan dari jalan raya.
di samping itu, banyak faktor lain diantaranya jumlah sumber bunyi, interferensi, dan lain2.
Makasih sudah memberikan komentar
kalau saya sich…setuju dengan komentarnya veri di atas….
karena gelombang bunyi itu terjadi…harus memerlukan medium…dan mediau yang di btuhkan ialah udara……
nah…sekaRang perbedaan mengapa pada siaNg hari gelombanG bunyi itu merambat sangat kecil di banding dengan pada waktu malam hari…
saya simpulkan saja…..yaitu…pada siang hari, gelombang bunyi itu merambat sangat kecil, itu di sebabkan karena pada siang hari itu suhu/udaranya sangat panas, sehingga partikel-partikelnya susah bergerak ke segala penjuru…..begitu pula sebaliknya…pada malam hari itu disebabkan karena suhu/udaranya dingin, sehingga parikel-parikelnya bebas bergerak ke segala penjuru, dengan demikian, gelombang bunyi itu akam merambat dengan baik sampai ke telinga kita…..
apalagi saya pakguru lebih ndak tau tentang itu
yang tau saya cuma dimana2 berisik bangat apalagi di kota besar………..?
mungkin aja yang tinggal di daerah yang jauh dari keramayan
suasananya aman tentram sejuk dan cuma sedikit sekali perbandingan
tekanan udara antara siang dan malam hari…….?
konepnya gini aja yg jelas suara itu tersebar melalui gelombang udara yang di yang mengikuti arah angin,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
yang saya tau sih sekedar ini Yato Yato Yato…………..
Saya sih belum paham pak guru???
Ga tau pak guru,,, apa ya . ..??
iya ya kenapa ya ?/ aku juga ga tau …
Wah… komentatornya jadi pada pinter fisika dong… salute pa!
Dukung terus….
hhe.. makasih pak dah mampir
setahu saya kerapatan udara di siang hari lebih renggang dari pada malam hari. suara kan bisa merambat melewati medium dan akan lebih cepat jika melewati medium yang lebih rapat. Jadi pada siang hari kita sulit mendengar bunyi kendaraan dan sedangkan malam hari lebi mudah.
makasih ya Tioky dah beri pendapatnya
ooo gitu ya pak. Pantesan kalau malam pemeluk muslim disuruh bangun malam dan melaksanakan ritual ibadah
kalau ini saya kurang paham Pak
intinya.. faktor utama dari perubahan volume (kencang/ pelannya) suara adalah tekanan udara ya pak??
mau tanya dong,
bagai mana cara kita mengetahui tekanan udara itu sedang naik/turun ya pak??(secara manual)
MUNGKIN PADA SIANG HARI TEKANAN UDARA NYA RENDAH SEHINGGA RAMBATAN UDARANYA PUN RENDAH JADI BUNYI DARI KENDARAAN TIDAK BEGITU TERDENGAR ,, ,, MAKA DARI ITU JIKA TEKANAA UDARANYA RENDAH GELOMBANG BUNYI YANG SAMPAI KE TELINGA PUN JUGA TIDAK BEGITU BESAR
Bagus jawabannya Nanda. Keras lembutnya bnyi berkaitan dengan intensitas gelombang bunyi. Beberapa faktor yang mempengaruhi besar atau kecilnya intensitas adalah kerapatan udara dan tekanan udara. materinya di sini
Saya sih kurang tahu,,,
mungkin karena pada siang hari banyak suara..
sedngkan pada malam hari hanya sedikit suara…
jadi suara pada malem hari lebih jelas terdengar..
makasih isal dah ngasih pendapat
CTRL+D ! keren pak !
wah kalau ilmu fisika kimia atau eksakta aku nyerah deh hehehe
lebih suka yang sosial pak, mungkin gak bakat kali yah hahaha
salam kenal yah pak alexander
pak,bagaimana caranya supaya bisa memperoleh motivasi yang baik??????????
karena saya sering mengalami kegagalan!!!!!
Biza kasih gak Pak, 25 Besaran turunan..?
Tolg bgt yah..!
tanya juga pak, apakah dengan panasnya sinar matahari juga tekanan atmosfir bumi selalu berubah? dan apakah atmosfir juga selalu memuai dan menciut? hehe tlg ya pak.
yya ..karna pada siang hari suasana lebih tenang, sehingga frekuensi bunyi yg di hasilkan lebih jelas ….
tp saya belum terlalu menngerti pak guruuu ….:-}
ini terjadi karena pembiasan gelombang bunyi yang disebabkan perbedaan kerapatan udara disiang hari dan dimalam hari
ea klo mnrut sya sih hampir sama dengan veri.bahwa bunyi mermbat mamerlukan medium yaiu udara.lagian klo malem itu kn gak begitu banyak aktvitas manusia.jd nya kdengeran deh suaaara mbil nto…
udah pada bener tuh jwbnx,intinya bunyi merambat lebih baik lewat medium yang partikelnya lebih padat/solid,sebagaimana yg kt ketahui karena malam hari lebih dingin,jd partikel di udara lebih rapat,sehingga bunyi lebih jelas.Klo siang kan panas,sehingga jarak antar partikel lebih renggang,sehingga bunyi kurang jelas terdengar.
menurut saya. siang hari tekanan udara tinggi = bunyi memantul / terhambat begitu pula sebaliknya. karna pada siang hri = panas oleh sinar matahari dan aktivitas mahkluk hidup meningkat mengakibat kan tekanan udara naik begitu pula sebaliknya.
menrut saya siang hari tekanan udara tinggi bunyi memtantulkan ? terhambat begitu pula ya sih ya begitu ya matahrai pada malam hari ish tekanan udara lebih keras tekan hidup meningkta mengakibatkan tekan udara naik bigitu pula pada sinag hari tidak lah bunyi lebih sedkit lah ya sih ya
Ada beberapa faktor yang mungkin berpengaruh. Sudut pandang yang penting salah satunya dari sifat indra pendengar itu sendiri, yaitu telinga.
Dalam proses mendengar, menurut saya hukum relativitas berlaku pada telinga. Relativitas disini bukan relativitas massa atau relativitas waktu yang diungkapkan oleh Enstein, melainkan relativitas bunyi yang didengar terhadap bunyi2an lain yang tidak ingin didengar (noise).
Pada malam hari terdapat relatif lebih sedikit aktivitas dibandingkan pada siang hari sehingga noise menjadi lebih sedikit, sehingga suara yang didengar pada malam hari relatif terdengar lebih keras dibandingkan pada malam hari.
Oleh karena telinga mendengar lebih sedikit noise pada malam hari dibandingkan pada siang hari, bunyi pada malam hari walaupun lebih pelan akan terasa terdengar lebih keras dibandingkan pada siang hari.
Setuju dengan Tioky, karena perbedaan kerapatan udara. Siang hari panas udara makin renggang, suara makin susah merambat. Malam hari dingin, udara makin rapat, suara semakin mudah merambat.
klo menurut aku salah satunya karna faktor suhu. Pada malam hari udara di bawah cenderung lebih dingin daripada udara di atas (bunyi selalu mengarah ke tempat yg lebih dingin) jadi si pendengar (kita) lebih bisa menangkap bunyi tsb sedangkan waktu siang hari udara di bawah cenderung lebih panas daripada udara di atas, sehingga bunyi merambat ke arah atas karna lebih dingin, itu menyebabkan si pendengar kurang bisa menangkap bunyi tsb
Yg tepat klo malam hari sgala aktivitas berkurang shg bila kta berkomunikasi dgn suara lbh mudah terdengar. Berbeda saat siang hr krn sebagian besar bnyk yg beraktivitas.
krn law mlm hr yg sngt glap gulita sunyi bngt jd suarany trdgr lbih jlz,suara hntu j trdgr,yo i lah cuy
Intinya, pada malam hari “polusi suara” sangat berkurang, sehingga menyebabkan cepat rambat gelombang bunyi (longitudinal) menjadi semakin besar, dan jarak yang dapat dicapai gelombang tersebut semakin jauh. Berbeda dengan siang hari, intensitas gelombang bunyi terhambat karena banyaknya (aktivitas) bunyi di daerahmu. Implementasi ini sama dengan saat kita melihat bintang, mengapa saat kita melihat bintang di daerah perkotaan dan di pedesaan terdapat perbedaan yang signifikan? Jawabannya, pada saat malam hari di perkotaan terdapat lebih banyak sumber cahaya yang menjadi “polusi cahaya”, sehingga membuat kita lebih sulit untuk melihat bintang-bintang dengan mata telanjang pada malam hari.
Tinggalkan pesan