Gerak Harmonik Sederhana
- Thursday Oct 9,2008 07:47 PM
- By san
- In Getaran - Osilasi
Pengantar
Dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak benda yang bergetar. Senar gitar yang sering anda main atau dimainkan oleh gitaris group band musik terkenal yang kadang membuat anda menjerit histeris bahkan sampai menangis tersedu-sedu, getaran garpu tala, getaran mobil ketika mesinnya dinyalakan atau ketika mobil mencium mobil lainnya hingga penumpangnya babak belur. Ingat juga ketika anda tertawa terpingkal-pingkal tubuh anda juga bergetar, demikian juga rumah anda yang bergetar dasyat hingga ambruk ketika terjadi gempa bumi. Sangat banyak contoh getaran dalam kehidupan kita, sehingga jika disebutkan satu persatu maka tentu sangat melelahkan. Silahkan dipikirkan sendiri contoh lainnya.
Getaran dan gelombang merupakan dua hal yang saling berkaitan. Gelombang, baik itu gelombang air laut, gelombang gempa bumi, gelombang suara yang merambat di udara; semuanya bersumber pada getaran. Dengan kata lain, getaran adalah penyebab adanya gelombang. Mengenai gelombang, selengkapnya akan kita pelajari pada pokok bahasan tersendiri. Sekarang terlebih dahulu kita pelajari pokok bahasan getaran. Semoga setelah mempelajari getaran, dirimu tidak ikut bergetar, apalagi ketika gurumu menyajikan soal-soal hitungan yang membuat dirimu mabuk kepayang.
Setiap gerak yang terjadi secara berulang dalam selang waktu yang sama disebut gerak periodik. Karena gerak ini terjadi secara teratur maka disebut juga sebagai gerak harmonik/harmonis. Apabila suatu partikel melakukan gerak periodik pada lintasan yang sama maka geraknya disebut gerak osilasi/getaran. Bentuk yang sederhana dari gerak periodik adalah benda yang berosilasi pada ujung pegas. Karenanya kita menyebutnya gerak harmonis sederhana. Banyak jenis gerak lain (osilasi dawai, roda keseimbangan arloji, atom dalam molekul, dan sebagainya) yang mirip dengan jenis gerakan ini, sehingga pada kesempatan ini kita akan membahasnya secara mendetail.
Dalam kehidupan sehari-hari, gerak bolak balik benda yang bergetar terjadi tidak tepat sama karena pengaruh gaya gesekan. Ketika kita memainkan gitar, senar gitar tersebut akan berhenti bergetar apabila kita menghentikan petikan. Demikian juga bandul yang berhenti berayun jika tidak digerakan secara berulang. Hal ini disebabkan karena adanya gaya gesekan. Gaya gesekan menyebabkan benda-benda tersebut berhenti berosilasi. Jenis getaran seperti ini disebut getaran harmonik teredam. Walaupun kita tidak dapat menghindari gesekan, kita dapat meniadakan efek redaman dengan menambahkan energi ke dalam sistem yang berosilasi untuk mengisi kembali energi yang hilang akibat gesekan, salah satu contohnya adalah pegas dalam arloji yang sering kita pakai. Pada kesempatan ini kita hanya membahas gerak harmonik sederhana secara mendetail, karena dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak jenis gerak yang menyerupai sistem ini.
Gerak harmonis sederhana yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah getaran benda pada pegas dan getaran benda pada ayunan sederhana. Kita akan mempelajarinya satu persatu.
Gerak Harmonis Sederhana pada Ayunan
Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan gaya maka benda akan diam di titik kesetimbangan B. Jika beban ditarik ke titik A dan dilepaskan, maka beban akan bergerak ke B, C, lalu kembali lagi ke A. Gerakan beban akan terjadi berulang secara periodik, dengan kata lain beban pada ayunan di atas melakukan gerak harmonik sederhana.
Besaran fisika pada Gerak Harmonik Sederhana pada ayunan sederhana
Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki periode alias waktu yang dibutuhkan benda untuk melakukan satu getaran secara lengkap. Benda melakukan getaran secara lengkap apabila benda mulai bergerak dari titik di mana benda tersebut dilepaskan dan kembali lagi ke titik tersebut.
Pada contoh di atas, benda mulai bergerak dari titik A lalu ke titik B, titik C dan kembali lagi ke B dan A. Urutannya adalah A-B-C-B-A. Seandainya benda dilepaskan dari titik C maka urutan gerakannya adalah C-B-A-B-C.
Jadi periode ayunan (T) adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran (disebut satu getaran jika benda bergerak dari titik di mana benda tersebut mulai bergerak dan kembali lagi ke titik tersebut ). Satuan periode adalah sekon atau detik.
Selain periode, terdapat juga frekuensi alias banyaknya getaran yang dilakukan oleh benda selama satu detik. Yang dimaksudkan dengan getaran di sini adalah getaran lengkap. Satuan frekuensi adalah 1/sekon atau s-1. 1/sekon atau s-1 disebut juga hertz, menghargai seorang fisikawan. Hertz adalah nama seorang fisikawan tempo doeloe. Silahkan baca biografinya untuk mengenal almahrum eyang Hertz lebih dekat.
Hubungan antara Periode dan Frekuensi
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi selama satu detik/sekon. Dengan demikian selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah :![]()
Selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah periode. Dengan demikian, secara matematis hubungan antara periode dan frekuensi adalah sebagai berikut :

Amplitudo (f)
Pada ayunan sederhana, selain periode dan frekuensi, terdapat juga amplitudo. Amplitudo adalah perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan. Pada contoh ayunan sederhana sesuai dengan gambar di atas, amplitudo getaran adalah jarak AB atau BC.
Gerak Harmonis Sederhana pada Pegas
Semua pegas memiliki panjang alami sebagaimana tampak pada gambar a. Ketika sebuah benda dihubungkan ke ujung sebuah pegas, maka pegas akan meregang (bertambah panjang) sejauh y. Pegas akan mencapai titik kesetimbangan jika tidak diberikan gaya luar (ditarik atau digoyang), sebagaimana tampak pada gambar B. Jika beban ditarik ke bawah sejauh y1 dan dilepaskan (gambar c), benda akan akan bergerak ke B, ke D lalu kembali ke B dan C. Gerakannya terjadi secara berulang dan periodik. Sekarang mari kita tinjau hubungan antara gaya dan simpangan yang dialami pegas.
Kita tinjau pegas yang dipasang horisontal, di mana pada ujung pegas tersebut dikaitkan sebuah benda bermassa m. Massa benda kita abaikan, demikian juga dengan gaya gesekan, sehingga benda meluncur pada permukaan horisontal tanpa hambatan. Terlebih dahulu kita tetapkan arah positif ke kanan dan arah negatif ke kiri. Setiap pegas memiliki panjang alami, jika pada pegas tersebut tidak diberikan gaya. Pada kedaan ini, benda yang dikaitkan pada ujung pegas berada dalam posisi setimbang (lihat gambar a). Untuk semakin memudahkan pemahaman dirimu,sebaiknya dilakukan juga percobaan.
Apabila benda ditarik ke kanan sejauh +x (pegas diregangkan), pegas akan memberikan gaya pemulih pada benda tersebut yang arahnya ke kiri sehingga benda kembali ke posisi setimbangnya (gambar b).
Sebaliknya, jika benda ditarik ke kiri sejauh -x, pegas juga memberikan gaya pemulih untuk mengembalikan benda tersebut ke kanan sehingga benda kembali ke posisi setimbang (gambar c).
Besar gaya pemulih F ternyata berbanding lurus dengan simpangan x dari pegas yang direntangkan atau ditekan dari posisi setimbang (posisi setimbang ketika x = 0). Secara matematis ditulis :
F = -kx
Persamaan ini sering dikenal sebagai hukum hooke dan dicetuskan oleh paman Robert Hooke. k adalah konstanta dan x adalah simpangan. Hukum Hooke akurat jika pegas tidak ditekan sampai kumparan pegas bersentuhan atau diregangkan sampai batas elastisitas. Tanda negatif menunjukkan bahwa gaya pemulih alias F mempunyai arah berlawanan dengan simpangan x. Ketika kita menarik pegas ke kanan maka x bernilai positif, tetapi arah F ke kiri (berlawanan arah dengan simpangan x). Sebaliknya jika pegas ditekan, x berarah ke kiri (negatif), sedangkan gaya F bekerja ke kanan. Jadi gaya F selalu bekeja berlawanan arah dengan arah simpangan x. k adalah konstanta pegas. Konstanta pegas berkaitan dengan kaku atau lembut sebuah pegas. Semakin besar konstanta pegas (semakin kaku sebuah pegas), semakin besar gaya yang diperlukan untuk menekan atau meregangkan pegas. Sebaliknya semakin lembut sebuah pegas (semakin kecil konstanta pegas), semakin kecil gaya yang diperlukan untuk meregangkan pegas. Untuk meregangkan pegas sejauh x, kita akan memberikan gaya luar pada pegas, yang besarnya sama dengan F = +kx. Pegas dapat bergerak jika terlebih dahulu diberikan gaya luar. Amati bahwa besarnya gaya bergantung juga pada besar x (simpangan).
Sekarang mari kita tinjau lebih jauh apa yang terjadi jika pegas diregangkan sampai jarak x = A, kemudian dilepaskan (lihat gambar di bawah).
Setelah pegas diregangkan, pegas menarik benda kembali ke posisi setimbang (x=0). Ketika melewati posisi setimbang, benda bergerak dengan laju yang tinggi karena telah diberi percepatan oleh gaya pemulih pegas. Ketika bergerak pada posisi setimbang, gaya pegas = 0, tetapi laju benda maksimum.
Karena laju benda maksimum maka benda terus bergerak ke kiri. Gaya pemulih pegas kembali memperlambat gerakan benda sehingga laju benda perlahan-lahan menurun dan benda berhenti sejenak ketika berada pada x = -A. Pada titik ini, laju benda = 0, tetapi gaya pegas bernilai maksimum, di mana arahnya menuju ke kanan (menuju posisi setimbang).
Benda tersebut bergerak kembali ke kanan menuju titik setimbang karena ditarik oleh gaya pemulih pegas tadi. Gerakan benda ke kanan dan ke kiri berulang secara periodik dan simetris antara x = A dan x = -A.

Besaran fisika pada Gerak Harmonik Sederhana pada pegas pada dasarnya sama dengan ayunan sederhana, yakni terdapat periode, frekuensi dan amplitudo. Jarak x dari posisi setimbang disebut simpangan. Simpangan maksimum alias jarak terbesar dari titik setimbang disebut amplitudo (A). Satu getaran Gerak Harmonik Sederhana pada pegas adalah gerak bolak balik lengkap dari titik awal dan kembali ke titik yang sama. Misalnya jika benda diregangkan ke kanan, maka benda bergerak mulai dari titik x = 0, menuju titik x = A, kembali lagi ke titik x = 0, lalu bergerak menuju titik x = -A dan kembali ke titik x = 0 (bingung-kah ?
). Dipahami perlahan-lahan ya…
Bagaimana osilasi pada pegas yang digantungkan secara vertikal ?
Pada dasarnya osilasi alias getaran dari pegas yang digantungkan secara vertikal sama dengan getaran pegas yang diletakan horisontal. Bedanya, pegas yang digantungkan secara vertikal lebih panjang karena pengaruh gravitasi yang bekerja pada benda. Mari kita tinjau lebih jauh getaran pada pegas yang digantungkan secara vertikal…
Pada pegas yang kita letakan horisontal (mendatar), posisi benda disesuaikan dengan panjang pegas alami. Pegas akan meregang atau mengerut jika diberikan gaya luar (ditarik atau ditekan). Nah, pada pegas yang digantungkan vertikal, gravitasi bekerja pada benda bermassa yang dikaitkan pada ujung pegas. Akibatnya, walaupun tidak ditarik ke bawah, pegas dengan sendirinya meregang sejauh x0. Pada keadaan ini benda yang digantungkan pada pegas berada pada posisi setimbang.
Berdasarkan hukum II Newton, benda berada dalam keadaan setimbang jika gaya total = 0. Gaya yang bekerja pada benda yang digantung adalah gaya pegas (F0 = -kx0) yang arahnya ke atas dan gaya berat (w = mg) yang arahnya ke bawah. Total kedua gaya ini sama dengan nol.
Gurumuda tetap menggunakan lambang x agar anda bisa membandingkan dengan pegas yang diletakan horisontal. Dirimu dapat menggantikan x dengan y. Resultan gaya yang bekerja pada titik kesetimbangan = 0. Hal ini berarti benda diam alias tidak bergerak.
Jika kita meregangkan pegas (menarik pegas ke bawah) sejauh x, maka pada keadaan ini bekerja gaya pegas yang nilainya lebih besar dari pada gaya berat, sehingga benda tidak lagi berada pada keadaan setimbang (perhatikan gambar c di bawah).
Total kedua gaya ini tidak sama dengan nol karena terdapat pertambahan jarak sejauh x; sehingga gaya pegas bernilai lebih besar dari gaya berat. Karena terdapat gaya pegas (gaya pemulih) yang berarah ke atas maka benda akan bergerak ke atas menuju titik setimbang. (sambil lihat gambar di bawah ya).
Pada titik setimbang, besar gaya total = 0, tetapi laju gerak benda bernilai maksimum (v maks), sehingga benda bergerak terus ke atas sejauh -x. Laju gerak benda perlahan-lahan menurun, sedangkan besar gaya pemulih meningkat dan mencapai nilai maksimum pada jarak -x. Setelah mencapai jarak -x, gaya pemulih pegas menggerakan benda kembali lagi ke posisi setimbang (lihat gambar di bawah). Demikian seterusnya. Benda akan bergerak ke bawah dan ke atas secara periodik. Dalam kenyataannya, pada suatu saat tertentu pegas tersebut berhenti bergerak karena adanya gaya gesekan udara.
Semua benda yang bergetar di mana gaya pemulih F berbanding lurus dengan negatif simpangan (F = -kx), maka benda tersebut dikatakan melakukan gerak harmonik sederhana (GHS) atau Osilasi Harmonik Sederhana (OHS).
Contoh soal 1 :
Sebuah benda digantungkan pada sebuah tali yang digantung vertikal. Benda tersebut ditarik ke samping dan dilepaskan sehingga benda bergerak bolak balik di antara dua titik terpisah sejauh 20 cm. Setelah 20 detik dilepaskan, benda melakukan getaran sebanyak 40 kali. Hitunglah frekuensi, periode dan amplitudo getaran benda tersebut.
Panduan jawaban :
a) Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan benda selama satu detik. Benda melakukan getaran sebanyak 40 kali selama 20 detik. Dengan demikian, selama 1 detik benda tersebut melakukan getaran sebanyak 2 kali (40 / 20).
b) Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran (T).
T = 1/f = ½ = 0,5 sekon
Jadi benda melakukan satu getaran selama 0,5 detik.
c) Amplitudo adalah simpangan maksimum diukur dari titik keseimbangan. Karena benda bergerak bolak balik alias melakukan getaran di antara dua titik terpisah sejauh 20 cm, maka amplitudo getaran benda adalah setengah dari lintasan yang dilalui benda tersebut. Dengan demikian, amplitudo = ½ (20 cm) = 10 cm
Contoh soal 2 :
Sebuah benda digantungkan pada sebuah pegas dan berada pada titik kesetimbangan. Benda tersebut ditarik ke bawah sejauh 5 cm dan dilepaskan. Jika benda melalui titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik, tentukanlah frekuensi, periode dan amplitudo getaran benda tersebut.
Panduan jawaban :
a) Frekuensi
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan benda selama satu detik. Pada soal dikatakan bahwa benda tersebut melewati titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik. Agar benda bisa melewati titik terendah maka benda tersebut pasti melakukan getaran (gerakan bolak balik dari titik terendah menuju titik tertinggi dan kembali lagi ke titik terendah). Karena benda melewati titik terendah sebanyak 10 kali selama 5 detik maka dapat dikatakan bahwa benda melakukan getaran sebanyak 10 kali selama 5 detik. Dengan demikian, selama 1 detik benda tersebut melakukan getaran sebanyak 2 kali (10 / 5).
b) Periode
Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran (T).
T = 1/f = ½ = 0,5 sekon
Jadi benda melakukan satu getaran selama 0,5 detik.
c) Amplitudo adalah simpangan maksimum diukur dari titik keseimbangan. Pada soal di atas, amplitudo getaran benda adalah 5 cm
Contoh soal 3 :
Sebuah sedan bermassa 1200 kg ditumpangi 3 orang yang memiliki massa total 200 kg. Pegas mobil tersebut tertekan sejauh 5 cm. Anggap saja percepatan gravitasi = 10 m/s2
Hitunglah :
a) konstanta pegas mobil tersebut
b) berapa jauh pegas sedan tersebut tertekan jika sedan dinaiki 4 orang dan bagasinya dipenuhi dengan muatan sehingga total massa adalah 300 kg ?
Panduan jawaban :
Pegas sedan mulai tertekan ketika dimuati beban bermassa 200 kg. Dengan demikian massa sedan tidak disertakan dalam perhitungan, karena ketika sedan tidak dimuati beban, pegas sedan berada pada posisi setimbang.
a) konstanta pegas
k = F/x = (200 kg)(10 m/s2) / (5 x 10-2 m) = …. lanjUtkaN!
b) apabila sedan dimuati beban bermassa 300 kg, maka
x = F/k = (300 kg)(10 m/s2) / (4 x 104 N/m) = ….lanjUtk
Referensi :
Giancoli, Douglas C. 2001. Fisika Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.
Halliday dan Resnick. 1991. Fisika Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.
Tipler, P.A. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penebit Erlangga.
Young, Hugh D. & Freedman, Roger A. 2002. Fisika Universitas (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.
Ada 70 Komentar
makasaih ya mas….
saya masih ada tugas buat laporan fisika
bendulum sederhana….
nyari tinjuan pustaka nya dimana ya…biongung nihhhh
apa percepatan osilator harmonik pernah nol?
gmna ci ngegandain laju maksimum osltor harmnik sdrhana?teyuz..apa mbil terlambung pd pegasny dg lbh cepat ktika kosong or ktika penuh muatan?
kak, apakah benar sifat pegas itu elastis?
mengapa saat beban di tambahkan terus menerus tetapi pegas tidak dapat kembali seperti semula (ke elastisannya hilang) ??
kak aku mau buat makalah ne masalah osilasi
tolong dong situs apa yang mencakup masalah osilasi. penting banget ne……
yang jelas isinya dan yang lengkap
kak..
maksih ya bwt materi nya.
sngat menbantu buat nulis laporan..
Saya tunggu materi – materi selanjutnya yuph..
thx..
God Bless
tyuk
sungguh mulia jasa Anda…
saya banyak belajar dari tulisan Anda..
terima kasih banyak..
mas saya ada tugas tentang tetapan pegas dan gravitasi,boleh minta materinya ga?
udah saya cari digoogle,tapi susah.
th be4
TQ ya masss atas ilmu nya lain kali ada soal fisika kirim aja email gw ya ya, SOAL SAJA ,by MASTER SAINC
pgi,,
kak tolong dong.saya dapat tugas untuk buat makalah ayuna sederhana pada gerak harmonik.
saya bingung harus mulai dari mana??
tolong y,,
terimakasih
Thank uda bantu tgas study tour qqqqqqqqqqq
thank’s banget……
kau menolong diriku……
good job…..
matur nuwun………………..
pagi kak, aku ad tugas nih.
1. MENCARI SOAL DAN JAWABAN TENTANG GETARAN, GELOMBANG DAN ENERGI.
2. MAGNET DAN ELEKTRMAGNETIK.
Tolong dong kak, kasih tau situs yang mencakup itu semua…..
thanks…
hallo mas nama sy mutia
Oy mas sbnarnya gtaran pegas ntuh mncakup apa z sich???
Baca saja semua materi getaran. Nanti mutia paham
Bpk A San Lohat, salam kenal, eh……setelah ada animasi dan flash, mudah mudahan temen guru fisika masih rajin ke LAB IPA ya….semoga.
salam kenal juga pak yadi.. wah, makasih dah mampir n comment. Sori baru sempat balas… he2… tergantung pada yang Kuasa
kak,saya cari getaran harmonik,da ga?
Pak guru, makasih sekali sudah membantu saya dalam memahami banyak materi fisika. saya jadi suka Fisika. ^_^
Menyenangkan dan menantang
Thx yah.. info ya sangat membantu saya mengerjakan tugas..^^
kak tlg cariin aku judul apa ea yg simple n mudah wat penelitian saya ini, jujur saya sungguh bingung tuk mencRNYA
Thx ya kak materinya.
Saya mau minta tolong nih. saya pingin buat tugas karya tulis temanya ‘identifikasi gitar dengan sudut pandang fisika’.
saya bingung mulai dari mana? kira2 rumus fisika apa aja yang terdapat pada gitar klasik ya kak?
makasih ya atas data” saya sangat kebantu
makasih gurumuda atas data di atas sangat membantu bagi saya dan teman teman di kelas ICT
Sama-sama mas Sakti
bagus sekALI materi di atas..! thank yaa..
thx bgdh,,
materiny uda bntu gw bwdh ngerjaen laporan……..
pass kLi
mantaB!!!!
makasih yach,
materinya sangan membantu tugas saya
Ass……… slam knal
mkasih bnget unk smuanya smoga sukses
tolong dong berikan contoh soal yang lebih banyak lagi untuk gerak harmonik!!!!!!!!
makasih
or berikan situs yang memuat contoh soal gerak harmonik!!
makch y……..materinya sangt berguna bagt…
mas, saya ada tugas diwajibkan menulis laporan Fisika tentang Gerak Harmonik Sederhana. Kalau boleh tolong jelasin aplikasi dalam kehidupan sehari-hari apasaja yang lebih bervariasi lg yaa.
Terima kasih.
maz…mau tany kenapa pd saat melakukan ayunan sederhana, sudut harus sangat kecil (minimal 10derajat) ????
trus kenapa ayunan sederhana di sebut bergerak harmonik sederhana
tolong d jawab y…. makasih
Coba yanti pelajari di sini dan di sana
aduh ingin nanya
kalo amplitudo tuh lambangnya (f) bukan?
trus ada soal yahh…kira2 lumayan susah
yang sulit itu soalnya bukan isinya maklum masih kelas 8 smp hehe
gini soalnya:
satu getaran dalam ayunan yang amplitudonya 2 cm memerlukan waktu 0,1 sekon
A. hitunglah periode untuk simpangan maksimum 5cm
B hitunglah frekuensi untuk amplitudo 4cm
maaf menyusahkan
kk cariin pengaruh suhu terhadap laju reaksi dunk..??
penting bgd neh….
mkasih
ilmu slalu hidup dan takan pernah mati bila kita amalkan ilmu itu
san… hebat euy… chayo! terus buat yang lain ya…
hhmm… lucee, td tuh automatic message
Yang ini manual…
pie kabare Bu ?
tolong tampilin rumus getaran pegas,ayunan matematis,bandul puntiran dan contoh soal
rumus getaran fisika .macam2 getaran
makasih mas………….
makasih yah.. udah bantu aku buat dasar teori laporan karya ilmiah dengan web ini….
salam kenal,
saya berencana membuat sebuah liputan tentang pembuatan alat musik (gitar dan sebagainya) lalu dihubungkan dengan ilmu fisika yang bekerja di dalamnya.
bisakah saya mewawancarai anda??
mohon hub alamat email ini: liauw28@yahoo.com
lia – trans7
salam kenal juga lia…
saat ini saya sedang menulis materi mengenai gelombang bunyi dan ada juga ulasannya mengenai kaitannya dengan alat musik, termasuk gitar. Setelah selesai akan saya publish di blog ini. Bisa baca saja ulusan saya di blog ? minggu depan atau 2 minggu lagi materinya saya publis di blog.
Untuk saat ini saya belum siap diwawancara
salam,
terima kasih atas infonya..
saat ini kami memang blm ada rencana utk tugas ke jogja.
semoga saat kami tugas ke jogja nanti, bisa bertemu dengan sang “GuruMuda”…
adakah nomor kontak yang bisa kami hubungi?
saya kirim via email aja mba
makasii yh pak, panduannya..
berkat tulisan ini, tugas fisika saya jadi terbantu..
ya Diah, sami2
duh gmna cich kq membngungkan
kenapa kalau dalam percobaan atau hitungan dlm percobaan osilasi, sudutnya harus di usahakan kecil atau malah di anggap tidak ada?
majang baca saja materi pendulum sederhana. Ada penjelasannya di situ
pertama, makasi bwt penjelasannya..
sy mw nanya aplikasi lngsung tentang getaran teredam kuat, kritis, ataupun lemah di kehidupan nyata apa y?
sy, butuh bgd ni pnjlasan ttg hal tsb.
makasi…
tks milan sudah bertanya… materi osilasi teredam mungkin saya posting esok karena kmrn (tahun lalu) belum nulis… makasih sudah mengingatkan saya
terimakasi sebelunya………materi yang telah bapak buat sangat membantu saya dalam membuat bahan ajar… oy pak sekarang saya sedang buat skripsi tentang pengemnagan bahan ajar LKS kontekstual.
kira 2 bagusnya apa ya pak masalah yang akan saya timbulkan/saya buat dalam LKS sehingga siswa mudah mengerti??? saya buat lks fisika SMP kelas VIII materinga. getaran dan gelombang, cahaya dan bunyi? makasi pak.
salam kenal
tolong kasi tau contoh dalam sehari-hari dalam gerak harmonis sederhana pegas
salam kenal pak!!
pak tolong kasih tau materi kls 9 tentang :
1. cahaya
2. pengukuran arus listrik & tegangan rangkaian tidak bercabang
3. pengukuran arus listrik rangakaian bercabang
kira-kira yng nanti keluar di ujian praktek kaya gmn ya? terutama cara-caranya. tolong di bantu ya pak.. makasih..
a.s.a.p
mass ,, dapat tugas SMK kelas 2
tentang GETARAN : simpangan , kecepatan , percepatan, energi getaran, efek dopler.. apa itu ya?? trims GBU
tolong kirimkan yang lebih banyak lagi dan terima kasih sebelumnya atas bantuannya
salam kenal pak!!
tolong kirimkan saya contoh lks tentang gerak harmonik sederhatlg dibantu ya pak. terimah kasih
ass…..,
pa guru,…. saya mo mulai ngajar fisika nich…..
grogi bgt…..
gmn y spy bisa menguasai ilmu fisika dengan cepat, mudah, asik,…..
please bri saran y….
sangat membantu . terima kasih
sy mau tanya, salah satu syarat yg harus dipenuhi oleh ayunan bandul adalah simpangan yang diberikan tdk boleh lebih dari 10, mngapa demikian?
soalnya yg nmor 2 mmbngungkn
makasih ya pak. bapak membuat saya suka akan fisika.
bagaimana bentuk persamaan umum simpangan jike benda m mulai bergerak dari:
a. titik terjauh sebelah kiri
b. posisi x = 1/4A ?
trimakasih banyak pak. ini sangat membantu saya,.. apa yang dijelaskan sangat membantu
GAK LENGKAPPPPPPPP!!!!!! MALES
Tinggalkan pesan