Pengantar gelombang bunyi
- Thursday Nov 20,2008 08:09 PM
- By san
- In Gelombang Bunyi
Akhirnya kita tiba di salah satu pokok bahasan yang sangat menarik. Apakah dirimu suka mendengar musik ? bukan cuma suka, tapi sangat suka. Hehe… Saking senangnya, tiap konser musik pasti ikut… banjir keringat tidak peduli asal bisa lihat artis kesayangan… eh dengar musik ding… punya koleksi lagu dari paman Koes Plus
, Haji Roma Irama, sampai bang Iwan Fals, Dewa, Peterpan… dan tentu saja SLANK dkk. tu baru dalam negeri… belum yang inggris-inggris. MLTR, White lion, Metallica, Guns N Roses, Fire House, Stellheart, Bon Jovi, Bryan Adams, Joe Satriani, Eminem, Hoobastank, Mariah Carey, Celine Dion, Avril, dkk… huh.. banyaknya…
Btw, mengapa kita bisa mendengar musik ? kalau dirimu tidak tahu jawabannya, sebaiknya belajar pokok bahasan gelombang bunyi dengan penuh semangat. Setelah belajar pokok bahasan gelombang bunyi, dirimu bisa menjelaskannya dengan mudah.
Ketika kita berbicara tentang musik, sebenarnya kita sedang membicarakan bunyi dan secara tidak langsung kita berbicara mengenai gelombang. Kok gelombang ? yupz, bunyi termasuk gelombang longitudinal yang terjadi akibat adanya perapatan dan peregangan dalam medium padat, cair atau gas. Gelombang ini dihasilkan ketika suatu benda bergetar. Benda yang bergetar ini selanjutnya menggetarkan medium yang ada di sekitarnya sehingga menimbulkan perapatan atau peregangan medium tersebut. Misalnya ketika dirimu menggetarkan senar gitar, senar gitar selanjutnya menggetarkan udara di sekitarnya sehingga terjadi perapatan atau peregangan udara. Kalau dirimu sulit membayangkan perapatan dan peregangan udara, silahkan menonton video di bawah…
Kita bisa mengatakan bahwa ketika senar gitar bergetar (senar gitar bergetar berarti senar gitar bergerak maju mundur atau senar gitar bergerak ke atas ke bawah di sekitar posisi setimbangnya), senar gitar tersebut kemudian menggetarkan molekul udara di sekitarnya. Molekul udara yang bergetar ini selanjutnya menggetarkan molekul udara lain yang ada di sampingnya… demikian seterusnya… akibatnya akan timbul perapatan atau peregangan dalam udara. Perapatan atau peregangan ini selanjutnya menjalar dalam udara tersebut. Untuk memudahkan pemahamanmu, bandingkan saja dengan getaran pegas di atas… pegas yang bergetar atau pegas yang bergerak maju mundur mewakili molekul udara yang bergetar. Gelombang longitudinal yang merambat sepanjang pegas mewakili gelombang longitudinal yang menjalar dalam udara… sebagaimana pegas di atas, molekul udara hanya bergetar di sekitar posisi setimbangnya saja, molekul udara tidak ikut merambat bersama gelombang longitudinal…
Sebagaimana telah dijelaskan dalam pokok bahasan pengertian dan jenis-jenis gelombang (materi gelombang mekanik), setiap gelombang selalu membawa energi dari satu tempat ke tempat yang lain. Ketika gelombang longitudinal merambat sepanjang medium udara atau zat cair atau zat padat, gelombang tersebut memindahkan energi dari suatu tempat ke tempat lain atau dari suatu benda ke benda lainnya. Untuk membantumu memahami hal ini, kita kembali ke contoh sebelumnya… senar gitar bisa bergetar karena ada yang menggetarkannya. Ketika seseorang menggetarkan senar gitar (senar gitar dipetik), orang tersebut sebenarnya menarik atau mendorong senar gitar tersebut… kita bisa menggatakan bahwa orang tersebut memberikan gaya pada senar gitar. Adanya gaya yang diberikan menyebabkan senar gitar mengalami perpindahan… dengan demikian bisa dikatakan bahwa ketika seseorang menggetarkan senar gitar, orang tersebut melakukan usaha alias kerja pada senar tersebut… pada saat yang sama energi berpindah dari orang tersebut menuju senar gitar (ingat lagi materi usaha energi). Senar gitar selanjutnya menggetarkan molekul udara disekitarnya… ketika senar gitar menggetarkan molekul udara, sebenarnya senar gitar melakukan usaha alias kerja pada molekul udara. Pada saat yang sama, energi berpindah dari senar gitar menuju molekul udara. Molekul udara yang bergetar selanjutnya menggetarkan molekul udara disampingnya… pada saat yang sama, energi berpindah dari molekul udara tersebut ke molekul udara disampingnya.. demikian seterusnya. Jadi ketika gelombang merambat sepanjang udara, gelombang tersebut membawa sejumlah energi energi… Dengan kata lain, ketika gelombang longitudinal merambat sepanjang udara, gelombang longitudinal memindahkan energi dari satu tempat ke tempat yang lain…
Sejauh ini kita menggambarkan gelombang bunyi dalam bentuk rapatan dan regangan. Rapatan dan regangan ini terjadi akibat adanya simpangan molekul-molekul dari posisi setimbangnya. Jika pada gelombang tali simpangan partikel tali terjadi pada arah vertikal maka simpangan molekul-molekul zat padat, cair atau gas yang dilalui gelombang bunyi terjadi pada arah horisontal. Selain bisa meninjau gelombang bunyi dalam bentuk rapatan atau regangan (simpangan molekul), kita juga bisa meninjau gelombang bunyi dari sudut pandang tekanan. Ketika terjadi rapatan (molekul-molekul saling berdempetan), tekanan medium bertambah. Sebaliknya ketika terjadi peregangan (molekul-molekul saling menjahui), tekanan medium menjadi berkurang.
Perubahan simpangan atau tekanan biasanya dinyatakan dalam bentuk grafik… Terlebih dahulu kita ulas grafik simpangan, lalu dilanjutkan dengan grafik tekanan. Terakhir kita coba melihat hubungan antara grafik simpangan dan grafik tekanan. Dalam penjelasan di bawah, kita mengandaikan medium yang dilalui gelombang bunyi adalah udara.
Grafik Simpangan
Grafik simpangan menjelaskan simpangan yang dialami oleh molekul-molekul udara dari posisi setimbangnya. Silahkan nonton video di bawah…
Animasi bagian atas (bulatan hitam) mewakili grafik simpangan, sedangkan animasi bagian bawah (bulatan merah) mewakili molekul-molekul udara yang berosilasi di sekitar posisi setimbangnya. Posisi setimbangnya berupa garis tegak lurus berwarna hitam. Perhatikan bagaimana molekul-molekul udara (bulatan-bulatan merah) bergerak ke kanan dan kiri, lalu bandingkan dengan gerakan bulatan hitam. Pada saat molekul udara (bulatan merah) menyimpang ke kanan, grafik simpangannya bergeser ke atas. Pada saat molekul udara menyimpang ke kiri, grafik simpangannya bergeser ke bawah. Pada saat molekul udara berada pada posisi setimbangnya (bulatan merah berada pada garis tegak lurus hitam), grafik simpangan juga berada pada posisi setimbang. Bisa disimpulkan bahwa puncak grafik simpangan mewakili posisi molekul udara ketika berada pada simpangan maksimum di sebelah kanan posisi setimbang, sebaliknya lembah grafik simpangan mewakili posisi molekul udara ketika berada pada simpangan maksimum di sebelah kiri posisi setimbang. Catatan : bulatan-bulatan dalam video cuma ilustrasi saja… lebih cocok menggambarkan atom, bukan molekul. Bentuk molekul bukan seperti itu.
Silahkan nonton video di bawah…
Sekarang pusatkan perhatianmu pada gerakkan molekul-molekul udara (diwakili bulatan berwarna merah). Setelah bulatan 1 menyimpang ke kanan, bulatan kedua juga menyimpang ke kanan, lalu bulatan ketiga menyimpang ke kanan, lalu bulatan keempat dan seterusnya… ketika bulatan-bulatan ini menyimpang ke kanan, jarak antara bulatan menjadi lebih dekat dan tampak suatu rapatan yang merambat ke kanan. Ketika bulatan-bulatan berhenti bergerak (sengaja dihentikan), posisi bulatan kelima tepat berada di pusat rapatan. Sekarang bandingkan dengan grafik simpangan di atasnya… ketika bulatan kelima berada di pusat rapatan, bulatan hitam di atasnya berada pada posisi setimbang (simpangannya nol). Bisa disimpulkan bahwa grafik simpangan nol mewakili posisi molekul-molekul udara pada pusat rapatan. Bandingkan dengan gambar di bawah…

Silahkan nonton video di bawah… Pusatkan perhatianmu pada gerakkan molekul-molekul udara (diwakili bulatan berwarna merah).
Setelah bulatan 1 menyimpang ke kiri, bulatan kedua juga menyimpang ke kiri, lalu bulatan ketiga menyimpang ke kiri, lalu bulatan keempat dan seterusnya… ketika bulatan-bulatan ini menyimpang ke kiri, jarak antara bulatan menjadi lebih jauh dan tampaknya terjadi peregangan… Ketika bulatan-bulatan berhenti bergerak (sengaja dihentikkan), posisi bulatan kelima tepat berada di pusat regangan. Sekarang bandingkan dengan grafik simpangan di atasnya… ketika bulatan kelima berada di pusat regangan, bulatan hitam di atasnya berada pada posisi setimbang (simpangannya nol). Bisa disimpulkan bahwa grafik simpangan nol juga mewakili posisi molekul-molekul udara pada pusat regangan. Bandingkan dengan gambar di bawah…

Mudah-mudahan penjelasan yang bertele-tele sebelumnya bisa membantumu memahami dan mengetahui cara membaca grafik simpangan gelombang bunyi…
Grafik Tekanan
Sama seperti sebelumnya, kita mengandaikan medium yang dilalui gelombang bunyi adalah udara. Grafik tekanan menggambarkan tekanan udara selama terjadi perapatan dan peregangan molekul-molekul udara. Ketika terjadi perapatan (jarak antara molekul menjadi lebih dekat), tekanan udara menjadi lebih besar dari tekanan udara normal. Sebaliknya ketika terjadi peregangan (jarak antara molekul menjadi lebih jauh), tekanan udara menjadi lebih kecil dari tekanan udara normal.
Grafik tekanan ditunjukkan pada gambar di bawah…
Grafik 1 :

Grafik 2 :

Dalam menggambarkan gelombang bunyi, kadang kita menggunakan rapatan dan regangan, kadang kita menggunakan grafik simpangan atau grafik tekanan. Grafik simpangan dan grafik tekanan ini mirip seperti gelombang tali, karenanya dirimu jangan mengira itu adalah gelombang tali. Tergantung apakah ada keterangan bahwa gambar tersebut gelombang tali atau tidak. Jika tidak ada keterangan gambar maka kemungkinan besar itu adalah grafik simpangan atau grafik tekanan. Misalnya jika kita menggambarkan interferensi gelombang bunyi, kita bisa menggunakan grafik simpangan atau grafik tekanan. Mengapa tidak menggunakan rapatan dan regangan ? sulit sekali menggambarkan interferensi alias perpaduan dua atau lebih gelombang bunyi menggunakan rapatan dan regangan. Orang yang membaca juga bingun
Bisa paham maksudku-kah?
LanjUtkan…
Grafik simpangan vs Grafik tekanan
Grafik simpangan dan grafik tekanan di atas bisa digambar ulang menjadi seperti di bawah
Berdasarkan grafik di bawah, tampak bahwa grafik simpangan dan grafik tekanan berbeda fase sebesar seperempat panjang gelombang.

Ada beberapa hal penting yang berkaitan dengan bunyi, yakni :
Pertama, sumber bunyi. Setiap bunyi yang dihasilkan pasti mempunyai sumber. Sumber bunyi adalah benda yang bergetar. Ketika dirimu menonton konser, perpaduan antara getaran alat musik dan suara penyanyi menghasilkan alunan musik yang begitu indah sehingga kadang membuat dirimu menjerit histeris. Tidak perlu jauh2, ketika berbicara, pita suara kita bergetar. Apabila pita suara tidak bergetar maka apa yang kita ucapkan tidak bisa didengar orang lain.
Kedua, bunyi merambat dari sumber bunyi dalam bentuk gelombang longitudinal. Gelombang bunyi merupakan gelombang longitudinal yang terjadi karena perapatan dan perenggangan dalam medium yang dilalui (mediumnya bisa berupa benda padat, cair atau gas). Bunyi membutuhkan medium (perantara atau penghantar) agar bisa merambat. Ketika kita mendengar musik, gelombang bunyi merambat melalui udara hingga sampai di telinga kita.
Ketiga, penerima bunyi. Agar bisa mendengar musik maka kita membutuhkan organ telinga. Tanpa telinga dunia akan menjadi sangat sepih. Dalam hal ini telinga berfungsi sebagai penerima gelombang bunyi. Selain telinga, terdapat juga alat yang berfungsi sebagai detektor gelombang bunyi. Mengenai hal ini akan gurumuda jelaskan pada pokok bahasan tersendiri.
Sekian pengantar singkat ini, mengenai pokok bahasan Gelombang Bunyi, selengkapnya akan kita kupas tuntas pada episode yang akan datang… terus ikuti kisahnya ya.. hala, kaya sinetron
Referensi :
Giancoli, Douglas C. 2001. Fisika Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.
Halliday dan Resnick. 1991. Fisika Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.
Tipler, P.A. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penebit Erlangga.
Young, Hugh D. & Freedman, Roger A. 2002. Fisika Universitas (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.
Ada 46 Komentar
halo..gurumuda,,sbg cagur saya ingin bertanya bagaimana menyiasati siswa yang bertanya “bu,rumus ini darimana?” atau pertanyaan semacamnya….
yaaa,harus dikasih tau donk buu..!,jalan rumusnya,kalo perlu diajarin secara private,ngak jaman saya sekolah dulu nanya malah diledekin dibilang bodohnya kamu..!,dalam hati saya berkata “lahh kalo gw udah pinter ngapain gw cape 2 x sekolah,ngapain gw bayar loe (secara ngak langsung)
nah inilah salah satu sebab kenapa murid 2 x jadi males ngikutin pelajaran mat /fisika (asal aja yg penting lulus,ilmunya ngak ada)
satu lagi kebanyakan guru fisika /mat dicap killer sama murid 2x,bahkan dibenci sama banyak murid ,tambah parah dah simurid langsung dapet gelar MBA-(Makin Bego Aja)
btw,disiasati itu persamaannya diakalin yaa bu..??
kalo bener,muridnya jangan diakalin donk bu,tapi diajarain biar diindonesia ini banyak yg ahli,tentunya bukan ahli ngakalin tapi ahli fisika,ahli penemu /inventor
wakakkak… jadi guru aja Al…
ya, suka atau tidaknya anak pada suatu mata pelajaran tertentu tergantung banget sama GURU-nya. Beneran lho, tadinya boro-boro saya suka Fisika, udah black list aja dehh, dimata saya. Tapi pas kelas sebelas (2 SMA) dapet guru yang sabar, seru, dan pinter ngejelasin. serumit apapun rumusnya, beliau menurunkan rumus dari yang sederhana sampai ke puncak dengan penuh semangat dan sabar. TOP deh, beliau. saya jadi amatt sangat menyukai Fisika. Dan ternyata, ilmu fisika itu ilmu sehari2 yang bisa kita temukan contohnya dimana-mana. kasih pendekatan yang tepat sehingga anak2 dapet suntikan motivasi untuk bisa terus mempelajari FISIKA yang luar biasa ini. Gak harus pinter, saya sendiri gak pinter Fisika, yang penting anak SUKA dan SEMANGAT mempelajarinya, seua pasti rebbess!! betul kan, sensei San??? (wah, komen saya panjang bgtt!)
wah, soribanget ya baru online jd baru bales…. jadi guru aja Hepsanti
kalau kita ngomong dalam air, (media penghantarnya jadi udara dan air?? heehehe) gimana?? Kalo difilm2 gelombang suara kita bakal membumbung keatas bersama balon udara dan baru kedengaran setelah diatas. dan begtu juga sihh yang saya praktekin kalau teriak di ember yang isinya air (hehe). bener pa ga??
iya… aq anak pantai, pernah nyelam di laut jadi ngerti. Kalo dalam air kita dengar bunyi tapi samar-samar.
Salam kenal Febry Yanti… Thanks dah mampir. saranku, sebaiknya dijelaskan penurunan rumusnya, biar mereka tahu.
SALAM KENAL..
EVA minta address emailkamu dong….
Siswa kita sekarang sering main band di berbagai studio muziek, jadi untuk kedap suara DLL, sudah pada ngerti, tidak spt jaman saya he.he …..hanya membayangkan cerita Bpk Ibu guru
jaman sekarang canggih2 pak… belajar saja bisa lewat internet… tapi kayanya siswa dulu lebih rajin deh… wah, ntara anak sma pada ngamok kalo baca komentar
hai.. guruminda…
thxx iaaa untuk teori-teorinyaa… ngebantu akku banget…
semoga guruminda smakin sukses dehh..
maw tanya .
kalau kita duduk didepan komputer, tv atau kita liat handphone terlalu lama. mata kita suka pedih + capee..
kenapa ya bisa gitu? tolong jelasin.
emang benda elektronik itu ngasih gelombang, kalo iya, tolong sebutin gelombang appa?
trimakasih n_n .
hi salam knal yeach
w ska bnget ma pelajaran fiika
aduh..
saya udah join..
tp saya lupa id nya..
gmana dunks?
pak guru minta soal2 u/ gelombang dan cara penyelesaian serta penjelasannya y,…
6 juli 1992
w hoby bangetz ma guru fsika coz gokil banget
Sebenarnya Fisika itu bukanlah Rumus… Jika kita ingin lebih cepat pahami pelajaran Fisika, kita harus lebih dahulu menguasai konsepnya. Karena semua konsep membutuhkan bantuan dalam hal ini perhitungan yang dirumuskan atau dijabarkan secara matematik. Oleh karena itu sebaiknya saran saya bagi teman2 yang ingin memahami Fisika, ada baiknya memahami konsep Fisika itu sendiri. Contohnya : Materi tentang bunyi. Kita tidak dapat menyelesaikan soal yang berkaitan dengan materi itu jika kita tidak memahami apa itu bunyi??? Bagaimana kita dapat mendengar bunyi??? Mungkin jawaban yang kita pikirkan sederhana, tapi jika kita berusaha memikirkan lebih dalam dan terus mencari tahu hakekat bunyi, kita akan menemukan “mata rantai”(konsep) tentang bunyi itu sendiri. Sehingga untuk mendapatkan jawaban yang tepat, kita mendapat “bantuan” melalui matematic yang sering kita sebut RUMUS…. Selamat Mencoba!!!! GOD Blesss….
bener banget pendapatmu Ullie G. dan gw mau nambahain dikit. dalam perjalanan menemukan “mata rantai” konsep fisika itu butuh bgt yang namanya kesabaran, ketekunan yang amat sangatttt.
dewasa banget
wahhh…. Guru muda sepertinya dirimu paham sekali dengan apa yang aku katakan. Pengalaman gurumuda pasti sudah banyak banget nihh tetang mencari “mata rantai” konsep Fisika. Boleh dong saling berbagi!
penerapan gelombang bunyi n penerapan gelombang cahaya apa aja sh guru ??
thanx yooo !
Aplikasi (contoh) gelombang bunyi dalam kehidupan sehari-hari apa aja?
wah kok g’da rumuznya cihh…….????
wahh senengnya bisa berbagi ilmu, ku mau ikutan dunks guru muda. oya gurumuda kamu tau nda gimana bikin alat pengubah gelombang suara menjadi listrik? kalo tau boleh minta ajarin dunks. coz kumasih belum kebayang aja gimana mekanisme kerja dari alat-alat sound yang udah dipabrikasi banyak orang. thanx b4.
Lagi ditulis de… gurumuda cari dulu… thanks pertanyaannya
Gurumuda, kalo ku boleh tau. waktu kuliah dulu, gurumuda skripsi tentang apa? tentang gelombang bunyi, bukan?
apa aja c ? ? ?
contoh bunyi yang merambat melalui benda gas..benda padat n’ benda cair? ? ?
thank’s banget ya..
yank mw jwab….
sarah, diriku lagi garap gelombang bunyi.. biar lebih lengkap penjelasannya. Atau sarah buth cepat ?
guru muda, salam kenal. guru saya pengen menanyakan mengenai gelombang mikro. tentang mekanisme terbentuk gelombang mikro tuh bagaimana ? saya sangat butuh mengenai bahan tersebut. mohon bantuannya ya. terimakasih sbelumnya
video nya lumayan bagus tp sayang gk da suara nya
Terima kasih banyak atas materi-materinya yach, sukses selalu
wah…saya jadi ingat masa2 sma,dulu pernah dapat tugas kelompok untuk bikin lagu yang berhubungan dengan gelombang bunyi lalu di tampilkan di depan kelas.klo gak salah inget dulu kelompok saya nyanyi lagu inikah rasanya cinta tapi liriknya di ganti begitu…
cuma saya lupa liriknya,hehehehe
sekali2 guru2 fisika boleh tuh mencontoh cara ngajar guru fisika saya karena kalo dengan lagu biasanya bisa lebih nyantol materinya…
YaYA ya
dah ngerti kok…
Terima kasih! Bang Alexander San Lohat materi-materi yang anda kirim sangat membantu saya. Semoga Ilmu Nya smakin bertambah.
makasih ya guru muda atas materinya
terima kasih atas ilmunya ,,semoga terus bertambah
iya, saya tambah terus materinya
shalom gurumuda…
moga baik2 aja… saya suka penjelasan di atas, sebelumnya makasih. saya mau tanya, pada persamaan gelombang yang saya dapatkan penjelasannnya dari guru saya disekolah, dikatakan kalaun misal ada suatu simpangan (y) yg persmaannya Asin(wt-kx) tapi ada buku yg pernah saya baca persamaannya ACos(wt-kx),menurut gurumuda g menyebabkan hal ini bisa berbeda apa? dan apa mungkin ada kekeliruan dari hal ini….
salam kenal buat buat pak Alexander, saya ingin kenal dan berkomunikasi lewat email dengan pak Alex, saya juga dari flores maumere, kita masih sedaerah ya….tolong pak Alex emailnya, makasih
eman daftar saja jadi anggota newsletter. Nanti saya kirim email rutin.. ada email sy juga
iya setelah saya melihat penjelasan pak alexander saya mulai mengerti…!!!!!!
Pak guru, boleh minta penurunan rumus gelombang bunyi nya ? kalo bisa cepat ya, thanks before
Beritahu anna ya kalau ada postingan terbaru atau dikirim lewat e-mail tpi cranya gmna kalau mau jadi member?
terima kasih atas materi kirimannya , ,saya menjadi lebih tertarik akan hal-hal yang mungkin sering diremehkan tetapi sesungguhnya itu penting untuk dimengerti, , , ,terima kasih . . . .
tmbahin referinsinya lgi donk klo bisa… makasih
Tinggalkan pesan