Belajar fisika dengan cara alami…
- Wednesday Jun 17,2009 08:15 PM
- By san
- In Metode belajar
Kemarin ada teman yang tanya, gurumuda kasih dong tips belajar fisika yang asyik… diriku bingung harus menjawab apa. He2… setelah bertapa di gua selama dua minggu, akhirnya muncul ide untuk menulis topic ini. Biar kalo ada yang tanya lagi, bisa diredirect ke halaman ini… sampai saat ini belum ada cara asyik lain untuk belajar fisika. Jadi yang gurumuda tahu cuma ini, mungkin setelah bertapa lagi baru ada gagasan baru
Sebelum melanjutkan ke inti persoalan, maaf jika terkesan menggurui… kita sama-sama saling belajar dan saling berbagi. Ini Cuma sharing pengetahuan dan pengalaman saja, setelah sempat bertapa selama dua minggu kemarin
Kalau punya kelebihan ilmu dan pengalaman, alangkah baiknya jika dibagikan juga kepada gurumuda… lumayan bisa menambah wawasan… maklum masih guru bocah alias balita.. oke, kembali ke laptop.
Masih basah dalam ingatanku (oh, puitisnya.. hiks2…
) pertama kali menikmati tempe goreng di flores. Seumur hidup belum pernah makan tempe, tiba-tiba disodorkan makanan asing… kebetulan waktu itu tinggal di asrama sekolah (masih SMA), jadi urusan kampung tengah ditangani oleh karyawan/I asrama. Tempe tersebut hanya digoreng saja… kata orang bijak, kesan pertama itu menentukan. Setelah menikmati tempe yang hanya digoreng saja (tanpa bumbu penyedap), tempe langsung masuk dalam kategori makanan yang diblack list. He2… setelah datang di yogya, seorang teman mengajak makan malam. Ngajak makan nasi tempe penyet… enak lho bro, katanya… emang di flores ada tempe gak ? enak apanya… maklum, waktu itu saja tidak terlalu menyukai tempe. Setelah menikmati tempe malam itu, kesan saya berubah. Ternyata tempe enak juga ya… Tempe sama, tapi rasanya beda ya… ketika dimasak karyawan/I asrama, tempe terasa hambar. Ketika dimasak oleh orang ibu pemilik warung sebelah kos2an, tempe terasa lezat… ternyata perbedaannya terletak pada bumbu penyedap dan cara mengolah tempe tersebut… kisah ini punya kemiripan dengan ilmu fisika… jadi sebenarnya persoalan utamanya terletak pada cara kita mengolah, memberikan bumbu penyedap secukupnya dan bagaimana cara kita menyajikannya kepada para siswa… dari dulu sampai sekarang, hukum newton tidak pernah berubah, demikian juga impuls dan momentum dan kawan-kawan… tapi kalau impuls dan momentum cuma “digoreng” saja, siswa bisa langsung memblack list pelajaran fisika. He2… sebagai seorang guru, setiap pokok bahasan fisika perlu diberi bumbu penyedap dan disajikan dengan penuh kasih sayang sehingga siswa langsung jatuh cinta dan selalu merindukan kelezatan ilmu fisika
Cara asyik yang gurumuda pakai dalam menyajikan ilmu fisika di blog ini sebenarnya merupakan cara alami… berikut ini beberapa tips yang gurumuda pakai :
Kesan pertama itu menentukan….
Teman-teman di jurusan psikologi mengatakan kesan pertama itu menentukan… seseorang langsung menyukai kita atau bisa membenci kita pada detik pertama pada pandangan pertama…. Kalau kita tersenyum, kemungkinan besar orang tersebut tersenyum kepada kita, tapi kalau kita tampak cuek bebek
dan menatap penuh kebencian, bisa dipastikan orang tersebut langsung mempunyai kesan yang negative dengan kita… ilmu ini bisa kita terapkan dalam pembelajaran fisika. Alangkah baiknya jika kita mengawali pembelajaran fisika, baik secara langsung (di kelas) maupun secara tidak langsung (melalui tulisan, seperti yang gurumuda lakukan) dengan hal-hal yang menyenangkan… jangan belum apa-apa sudah dikasih rumus, latihan soal… siswa bisa langsung lemas tak berdaya… wah, rumus lagi, rumus lagi… CaPeDe… he2… mungkin mereka tampak serius mendengarkan kita, tapi dalam hati mereka mungkin jengkel dan bete… ih, sebel banget deh sama gurunya… gak ngerti banget sama perasaan muridnya. Hiks2…
Pancing rasa penasaran dan ingin tahu…
Pada dasarnya manusia punya rasa penasaran dan rasa ingin tahu yang tinggi… apalagi anak-anak dan remaja… rasa penasaran dan ingin tahu ini bisa bersifat positif atau negative. He2… tau aja… Nah, alangkah baiknya jika kita manfaatkan habis-habisan salah satu kelemahan dan kekuatan manusia ini dalam pembelajaran fisika. Karena gurumuda seorang blogger maka teknik ini diterapkan pada awal tulisan. Kalau pembelajaran dilakukan secara langsung (di kelas), sebaiknya diterapkan pada awal pembelajaran… Pada dasarnya ilmu fisika itu dekat dengan kehidupan kita. Karenanya bangkitkan saja rasa ingin tahu siswa dengan mempertanyakan fenomena alam atau penerapan teknologi yang punya kaitan dengan materi yang dipelajari… bikin siswa penasaran di situ…
Masuk kandang kambing mengembik,
masuk kandang singa jangan berkokok…
Bagian ini sebenarnya berkaitan dengan bahasa kita gunakan. Bagi teman-teman guru yang masih bocah, tidak ada salahnya jika kita gunakan bahasa gaulnya para siswa… perbedaan usia belum terlalu jauh sehingga bisa terapkan teknik ini… nanti bisa diberi gelar guru gaul abiz oleh para siswa… he2… btw, tergantung juga kharakter seseorang. Kalau kocak seperti gurumuda, ya tidak menjadi masalah jika berbicara dengan siswa dengan bahasanya mereka, bahasa para remaja…
Gunakan bahasa yang sederhana…
Tujuan utama dari sebuah komunikasi adalah pembicara dan lawan bicara memahami apa yang dibicarakan. Gunakan bahasa yang sederhana dalam setiap pembelajaran, jangan gunakan bahasa yang “tinggi”… implementasi, analogi, eksistensi dkk sebaiknya ditiadakan… serahkan saja urusan bahasa kepada guru bahasa Indonesia. Tujuan kita di kelas adalah siswa paham materi fisika yang dipelajari… Tidak ada salahnya jika kita gunakan bahasa yang “tinggi” tapi sebaiknya diartikan juga, biar siswa paham… ingat bahwa kita sedang berhadapan dengan siswa SMA yang masih remaja, bukan seorang professor…
Penurunan rumus harus terperinci…
Tahapan penurunan rumus harus dipaparkan secara jelas… setelah A, lanjut ke B.. setelah B lanjut ke C. setelah C, lanjut ke D… dan seterusnya… Jangan setelah C langsung ke F… kalau siswa yang daya tangkapnya cepat bisa langsung paham, tapi siswa yang daya tangkapnya tidak terlalu cepat bisa macet di sini.
Tidak ada bayi yang baru lahir langsung lari…
Biasanya bayi yang baru lahir cuma bisa tidur pasrah… makan disuapin, minum apalagi… setelah puas tidur, bayi biasanya duduk… setelah duduk, bayi merangkak, lalu berdiri. Setelah bisa berdiri, bayi mulai jalan-jalan. Tahap yang terakhir adalah lari… ini adalah proses alamiah dilewati manusia, mulai yang mudah dulu baru sulit… Kalau bayi baru bisa duduk, kemudian dipaksa lari, ntar bayinya bisa stress… ih, ibu, bikin sebel saja. Malas jalan ah… khan repot, sudah cape2, bayinya lumpuh…
Proses alamiah ini sebaiknya kita gunakan juga dalam pembelajaran fisika di kelas… berikan contoh soal yang mudah dulu, baru soal yang sulit… jangan belum apa-apa sudah dikasih soal yang sulit. Ini sama saja kita memaksa siswa untuk “lari”… siswa pasti bête abiz… syukur kalau siswa tidak membenci fisika hanya karena kelalaian ini. Seperti bayi tadi, siswa juga perlu melewati proses alamiah itu… berikanlah soal yang mudah dulu… setelah terbiasa dengan soal yang mudah, baru dilanjutkan ke soal yang sulit.. jadi pertahap. Gunakan angka-angka yang mudah, seperti 1, 2, 4. Ganti g = 9,8 m/s2 dengan g = 10 m/s2… para perancang game juga tahu hal ini. Kalau kita maen game, biasanya mulai dari level 1, setelah itu level 2, level 3 dan seterusnya…
Gunakan contoh yang dekat dengan kehidupan siswa
Dalam menjelaskan materi tertentu, alangkah baiknya jika kita gunakan contoh yang dekat dengan kehidupan siswa. Misalnya ketika menjelaskan konsep torsi alias momen gaya, gunakan saja pintu rumah… semua siswa tahu pintu rumah. Kalau kita mengajar orang flores, jangan gunakan contoh kereta api, karena di flores tidak ada kereta api. Ntar siswanya pada gak nyambung… Ini hanya beberapa contoh saja…
Cuma ini saja beberapa sharing dari gurumuda. Punya tambahan ?
Ada 54 Komentar
Saya mahasiswa jurusan pendidikan fisika semester VI, minta tolong kasih saya saran, bagaimana caranya membuat media pembelajaran fisika dengan pokok bahasan perubahan energi pada siswa SMP.thanks sebelumnya..
media yang mau dipakai apa ?
Masalah yang sering dihadapi siswa adalah mereka pengen bisa secara instan tanpa mau tahu bahwa belajar merupakan proses. Saya juga sering mengumpamakannya dengan “Kita begitu lahir tidak langsung bisa berlari”. Perlu belajar dan latihan untuk merangkak, berdiri, berjalan, dan akhirnya berjalan. Tetap semangat gurumuda. Indonesia perlu orang-orang seperti Anda.
iya sich, jaman sekarang…. he2… tantangan baru buat guru ya mba
catatan juga haruz lengkp dunkz..
coz bgi sya…lbih mudh mmpljri bku ctatn aplgi yg sudh d jlskan guru..dari pda punya bku cetak lengkp pi g pernh d buka,,,,,cpedeh….hehehehe
Masalah yang sering dihadapi siswa adalah mereka pengen bisa secara instan tanpa mau tahu bahwa belajar merupakan proses. Saya juga sering mengumpamakannya dengan “Kita begitu lahir tidak langsung bisa berlari”. Perlu belajar dan latihan untuk merangkak, berdiri, berjalan, dan akhirnya berlari. Tetap semangat gurumuda. Indonesia perlu orang-orang seperti Anda.
salam kenal mas. San…..yah gitulah. apalagi ngajar di smk. mungkin mereka cenderung ingin ilmu yang praktis dan aplikatif. kalo gitu sy biasanya beri jurus ampuh.. mendekatkan fisika dalam dunia nyata…..ok
salamkenal juga mas Ans. btw, saya sendiri juga belum ngajar di sekolahjadi belum punya pengalaman nyata di kelas. he2… cuma berteori saja neh
Saya masih sekolah. Dr semua guru fisika yang mengajari saya ada 3 guru yang membuat saya sangat terkesan. Guru yang pertama (memang kyknya dy seorang pujangga) Dia mengajarkan fisika seperti membaca puisi. Dy blg fisika itu romantis, setiap gaya aksi hrs ada gaya reaksi, dy ngajarinnya pelan2 dan menyenangkan. Temen2 ku yang tdnya jenuh karena mslh pribadi, sekolah, dll. Jd lupa semuanya. Kami jadi konsen belajar fisika dan menganggap fisika itu menyenangkan. Bahkan kami jadi lupa waktu belajar fisika. Guru itu sangat hebat. Saya kagum padanya. Kalo guru saya yg kedua yg membuat saya terkesan adalah kakak kelas saya. Dy bicaranya agak cepet. Awalnya emang susah ngikutin apa yang dy ajarin, tp krn dy ngajarinnya step by step, saya jadi ngerti maksudnya. ^ ^ Kalo guru ketiga yang saya kagumi, cara ngajarnya asik, dy ud kyk temen, dan yang bikin dy keren kalo dy lg ngitung tangannya cepet bgt nulis di papan tulis, Dy bener2 tunjukkin klo belajar fisika itu mudah (meskipun ternyata stlh kucoba sendiri aq ga bisa kerjain soalnya) hehe. ^ ^
iya sich.. tergantung gurunya juga. Banyak yang suka fisika karena kagum sama gurunya…
btul tu pak.. siswa zaman skarang cma suka bljar fsika jika guru yg d’sukainya.. low ga…huffttt pzt mrka cpat bosan tuh…
ga tw hrs gmna…
haii mas San, ni q kmbali lg, bentar lagi PPL, mw praktek ngajar, dapat ank SMA lg.. agak deg2an nie, coz kmaren pas q SMA sering cuekin guru PPL,.. Smoga hal trsebut ga trjadi padaku!! teruskan Blog ini ya… biar qt calon2 guru fisika jg bs dapat masukkan… SmaNgaTT!!
wah bener apa yang di bilangin gurumuda..
hany bisa ngerti belajar fisika low jelas asal-usul rumusnya,,,apalagi di tambah guru yang care n humoris ma Q-ta..ya ga c??
kok dalam kelas saya sulit menerima apa yang diberikan bapak guru dan apakah metode yang harus aku lakukan untuk mengerti semuanya?
anank termasuk orang yang belajar dengan cara mendegar, baca atau nulis dkk ? coba anank kenali cara belajar anank dulu. Misalnya ada orang yang belajar dengan mendengar, ada yang sambil bermain, ada yang harus catat, dkk…
oya, anak belajar dulu di rumah, dobel lagi pas di sekolah, balik ke rumah belajar lagi. hehehe…. uh, rajin banget
QU mahasiswa ppl jur fisika
mw ujian akhir….
btw…
media apa yang cocok untuk glb dan glbb
dan gimana cara buatnya…
serta pemahaman konsep yang lengkap dan jelas.
plezzzz kirim secepatnya yach guru muda
thanks a lot
Banyak media nanda, anda bisa menggunakan animasi flash. Bikin sendiri
Suatu benda dikatakan melakukan GLB Jika benda tersebut bergerak dengan kecepatan konstan. Kecepatan konstan artinya besar kecepatan /kelajuan dan arah kecepatan selalu konstan. Ini sama saja dengan benda bergerak lurus dengan kelajuan konstan
Suatu benda dikatakan melakukan GLBB jika benda bergerak dengan percepatan konstan. Percepatan konstan artinya besar percepatan dan arah percepatan selalu konstan. Arah percepatan konstan berarti benda bergerak lurus. Sebaliknya besar percepatan konstan artinya kelajuan benda bertambah atau berkurang secara konstan… Ketika kelajuan benda berkurang secara konstan, kita sering menyebutnya dengan perlambatan
media untuk materi gerak GLB dan GLBB kr2 klo menggunakan media 2 dimensi gmn ya cara bwt alatnya? supaya siswa lbh tertarik dan termotivasi…….soalnya sya sdh menggunakan flash,tp ksannya biasa sja..
sy seorang mahasiswa tgkt akhir yg terseret masuk jurusan pendidikan fisika. karena berharap bisa cepat dapat kerjaan. hehe.. (dan ternyata benar)
padahal saya ga menguasai matematika sedangkan penyelasaian soal fisika itu menggunakan matematika. Akhirnya saya keteteran pas kuliah dan syukurnya bisa menyelesaikan matakuliahnya. Masalah muncul lagi, ketika sekarang sy mau terjun lgsung kedunia nyata alias “mengajar”. saya merasa kesulitan tuk menyampaikan ilmu fisika karena keterbatasan saya pada matematika.
adakah saran yang pas buat saya karena saya ingin sekali menjadi guru fisika yang baik dan mengajarkan dengan metode yg benar.
terimakasih.
roef, saya cuma ingin sharing… blog ini bisa ada karena saya kerja keras dan mau berubah… jangan anggap remeh dengan kemampuan sendiri. Yakinlah anda bisa maka anda pasti bisa. Berjuanglah…
mo tanya dong,klo mengajarkan tentang bom ato itu ,sebaiknya metode yang digunakan apa ya? biar siswa cepat nengkepnya….
saya seorang mahasiswa,,
jurusan T.industri (baru semester 1) salah satu UNIV dJKT,,,,
saya punya pengalaman yang ckup tentang Fisika,,
dlu dari pertama belajar Fisika saya sangat seneng dengan namanya Fisika,,
apalagi dengan adanya acara TV pesona Fisika,,,
hal itu berjalan sampai saya kelas 1stm,,,
pas kelas 2 stm saya mlai g seneng dengan nmanya Fisika,,
Why??
ntu masalah gurunya,,cara ngajarnya g enak,,
terlalu serius,,,nah dari situ saya kurang setuju dgn Fisika,…
nah sekarang setelah saya jd Mahasiswa,,saya ketemu lagi dengan yang namanya Fisika,,, yang ini Dosennya tambah parah dari dlu,,,,
semaunya sendiri,,dateng masuk terangin bentar,,latihan Quiz pR,,tiap ari g2 mlulu,,,,
gmna murid g sumpek,,,
kadang” dlm pertemuan ntu cma ad 7 orang yg msuk,,
gara” g semangat,,
saya minta saran dari mas”/mb’ sekalian,,,
gmana supaya saya bisa tetap semangat blajar,tp dgn Dosen yg seperti itu,??
cz saya tau betul,,dalam dunia Teknik. Fisika itu sangat diperlukan,,
Please help me,,,
Belajar sendiri aja Rony, otodidak.
Anda bisa jika anda berpikir bisa…
kiki,,,
saya adalah seorang siswa di salah satu sekolah di serang ,
dimana saya mengalami kesulitan dalam mempelajari fisika untuk timgkat SMA kelas xI ipa , dan permasalahannya saya mau tanya bagaimana sich cara mempelajari fisika itu dengan mudah dan yang pasti tidak membuat saya membenci pelajaran fisika itu,,,,,,,,,,,,,,………..??????????????
Semoga cerita saya berikut bermanfaat…. (khususnya yang merasa diri telmi, bodoh, ga bisa apa2, seperti saya,,,)
Saya orangnya lola (loading lama), telmi, de el el…. pernah psikhotes yang obyektif juga hasilnya jelek, pokoknya otak pas2an banget lah,… udah gitu gampang stres, ga bisa kena tekanan hidup sedikitpun, pelupa, tapi punya cita2 pengen sekolah yang tinggi banget, di sekolah yang bonafit pula,,, (ngarep abis kan???)… mana SMU saya bukan disekolah faforit lagi, Nilai NEM saya cuma 33 dari 7 mata pelajaran, paling tinggi ada yang 50 lebih, jadi rata2 nilai saya ga ada 5, jadi kalo ada standar nilai kelulusan kaya sekarang berarti sya ga lulus SMU,
tapi ada satu keyakinan yang selalu saya pegang, bahwa keberhasilan ditentukan oleh seberapa keras usaha yang telah kita lakukan, satu prinsip itu yang saya pegang, jadi saat kita punya keinginan berusahalah semaksimal mungkin untuk mencapai keinginan itu, walopun tertatih2 kita menjalani prosesnya,,,,
jadi seperti sudah menjadi hukum alam yang bekerja keras itulah yang berhasil,,, setidaknya kaloupun gagal kita gagal sebagai kesatria karena sudah mencoba, masalah berhasil atau tidak itu urusan yang diatas, tapi jarang sekali orang yang sudah kerja keras gagal, jadi yakinlah jika kita mau kerja keras pasti berhasil. karena sukses adalah hak semua orang, baik yang kaya, miskin, cerdas, bego,,,,,, pokonya semua berhak menjadi sukses dalam hidup ini, tinggal mau apa tidak orang bekerja keras untuk mendapatkan sukses itu.
Nah keyakinan itulah modal saya, walopun saya telmi, lola dll, tapi saya yakin dengan kerja keras Tuhan tidak akan membiarkan keberhasilan menjauhi saya…. (sayang kesadaran ini tidak tumbuh dari SMU, baru muncul setelah tau nilai EBTANAS ku jelek banget)
ini terbukti, saya enggak bisa bahasa inggris blass… di raport ga jarang nilainya merah, tapi dengan tetap semangat walopun ga ngerti saya tetap belajar, mungkin buku bahasa inggris saya baca sampai dua puluh kali ada,, begitupun dengan fisika, matematika dll, untuk otak yang cerdas mungkin sekali, atau dua kali baca aja dah bisa ngerti, tapi tidak dengan saya, karena harus baca puluhan kali tapi tetap saya jalani, dan ternyata terbukti untuk masuk ITB kan syarat toefl harus 500, eh ko ya saya bisa lulus?? dan saat menjalani kuliah karena saya telmi, wah bingung juga dengan sistim kuliah di ITB yang begitu cepat, dengan tugas yang seabrek2, tapi ternyata bisa lulus juga mata kuliah yang paling sulit walopun bisa dikatakan berdarah darah deh untuk dapat nilai B,,,
Saya sekarang sudah bekerja di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Lulus SMU kuliah di Universitas Lampung ambil jurusan Biologi, karena ga punya uang saya keluar di semester 2, kemudian daftar di sekolah kedinasan punya BMKG di Jakarta, sekolahnya gratis selama 3th, kemudian lulus saya ditempatkan di Sorong Irian jaya Barat, sambil kerja saya kuliah lagi di Universitas cenderawasih lulus sarjana maret 2009, dan sekarang dapat beasiswa dari kantor S2 di ITB, yah saya belum lulus sih karena ini baru semester pertama, ga tau kedepan seperti apa tapi saya yakin saya bisa,,,,
jadi intinya itu kerja keras,,, ingat sukses adalah hak semua orang….. Jangan cuma jadi penonton orang yang sukses, tapi jadikan sukses itu milik kita…
Kembali ke bagaimana belajar fisika?? karena saya telmi, saya sadar saya harus baca puluhan kali buku fisika, ratusan soal saya kerjakan, itu saya lakukan dengan suka rela karena saya ingin meraih sukses seperti orang lain,,,
untuk pemahaman pas banget tuh yang diajarkan guru muda, cocok buat otak yang pas-pasan kaya saya, tapi ga bisa dihindari agar jago fisika latihlah mengerjakan soal sebyak2nya, itu mutlak. jangan puas cuma soal yang dikasih di kelas, perkaya referensi soal dari buku lain,,, saya jamin ga akan gagal… karena buat soal itu lebih susah lho dari pada jawab soal, jadi biasanya tim pembuat soal ujian yang malas biasanya maen comot aja soal yang udah ada, jadi kalo perbendaharaan latihan soal kita banyak ada kemungkinan akan keluar soal yang sama persis dengan yang pernah kita kerjakan, atau setidaknya caranya/prinsipnya sama.
oke, selamat mencoba, tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya….
Saya salut sekali dengan Adi mulsandi. Luar biasa… semuanya memang dimulai dgn cara berpikir yg positif. kalo mau berhasil syratnya memang harus kerja keras. he2… dalam prosesnya memang ada tantangan dan kesulitan tetapi harus tetap bertahan dan terus berjuang.
Memang pintar saja tidak cukup. Dulu saya pernah berpkir orang2 seperti Newton atau Einstein bisa jago fisika karena memang dasarnya pintar. Atau untuk di Indonesia, misalnya Prof. Yohanes Surya atau peraih medali olimpiade fisika internasional. Ternyata semuanya itu buah dari kerja keras alias ulet…
Makasih ya masukannya… Sebuah dorongan bagi saya untuk ters bertahan dan lebih ulet lagi
tolong beri cara belajar supaya bissa diinget selamanya!!!!!!!!!
Kerja keras alias ngotot belajar n jangan patah arang.
pak…maw nanya nich,
saiia tu kayaknya lemah banged di fisika.meskipun saya paham fisika saat diajar gurunya,tapi begitu mengaplikasikannya kesoal langsung bingung yya??
diana paham konsep dulu, jangan cuma hafal rumus
rumus fisika tidak sama seperti rumus matematika (rumus keliling lingkaran, misalnya). Minimal paham konsep dan menggunakan logika (nalar), kaitkan satu konsep dengan konsep lain.
duh bingung bgttt nch???
aku mahasiswi smester VI prodi pendidikan fisika.
bgni aku t disuruh melakukan penelitian di skolah tp bukan seperti PTK. jd aq t bingung…………
bsa bantu ga’ pak y?
penelitian ttg apa ya bgusnya?
thanks b4
rachma penelitian kecil2an saja… misalnya korelasi… sederhana
maksudnya,pak?
begini pak,saya rencananya mw melakukan penelitian di lingkungan saja.
contohnya apa ya pak penerapan ilmu fisika di lingkungan yang menggunakan alat yang sederhana…….
‘dalam penurunan harus teperinci” kadang kita tdk dapat menurunkan secara terprinci rumus yg digunakan ini terbawa dari pendidkan dimasa kuliah??
apakah ada solusix tuk seorang dosen tuk menurunkan secra terperinci tpi kurang ada memberikan penjelasan
sebaiknya gimana???selain belajar dari teman
adakah ada halyg lain??
diterangkan secara terperinci di modul ja, bu
pak,sya siswa yg msh scol d,smp……tyuz sya nie pngen tny gmn cra bljr yg efektif agr nti.na bs mnjdi siswa yg trbaik d,klz????? tlong bri sran.na ya!!!!!!!!!!!
Coba Sista kenali cara belajar Sista dulu ?
contohnya… Waktu belajar di kelas, Sista biasanya catat penjelasan guru ? kalau guru jelasin di depan, Sista bisa paham walau cuma bermain atau tiduran ?
Tiap orang punya cara belajar yang beda. Jadi sebaiknya kenalin dulu cara belajar Sista
mas,aku mahasiswa baru jurusan teknik mesin di jogja.aku kurang faham dengan fisikanya.dan kesulitan juga untuk belajar karena buku2 hanya berisi rumus2..dan kebanyakan tulisannya. menurut mas cara belajarnya agar saya memahami fisika gimana y.. mohon sarannya
Ano…. Apa cara guru mengajar muridnya mempengaruhi rasa suka tidaknya dengan Ilmu Fisika?
pak/mas,,, aku siswi kls X SMA. aku ada masalh sm guru fisikaku di sekolah, sering kali beliau tak masuk di jam pelajaran fisika dan guru piket hanya memberikan tugas yang ada di buku. aku selalu mencoba untuk menyelesaikannya,,, tapi masalahnya materi itu baru aku lihat sekarang, sudah aku coba untuk memahami dengan belajar rumus yang ada, tp karena tak ada yang menerangkan jadi sampai sekarang materi itu selalu gantung di pikiranku.,, ditambah seminggu lagi aku UTS. bagaimana ya saya bisa memahami materi itu? mohon sarannya
mas guru, kasih saya kiat mengajarkan fisika di smp dengan mudah.
atau bagaimana anak2 saya mudah memahami materi yang saya ajarkan. perlu diketahui rata2 klas yang saya ajar IQ nya dibawah rata2.
saya tunggu balasannya.
cr beljr fisika yg enak smbil mendengarkan musik
tp kalian jngan bc buku ttng teori fisika
tp cb kalian mengerjakan soal2 fisika
insyaalah itu akan mmbntu tmn2 semua
ini tips dr sy
sy br duduk di bngku sma kls2
Aku seorang anak SMA klas X,, guru fisikaku mengajarkan fisika sangat aneh…,,, ujung” nya ceramah…,,, sampai” bingung sendiri…,,, aku uda ngecek di Sekolah lain…,,, mereka fisikax udah jauh”…,, tp sekolah ku malah buntut…,,,, dan 1 materi pun g nyantol di otakku….,,,
gmna ya solusinya????
bagus~ b^^b
trus kalo cra di atas sudah dilaksanakan tp siswa tetep saja gak ada katertarikan sama fisika gmn?
ada saran gk ttg materi “Efek Transien Rangkain RC”
tolong jelasin donk,,
thanks
klu itu dlu,,, jamnnya sma ,,, skrng kuliah,k,, gak di suapin lg kyk di sma,,,
ssh tbntgz,,, untuk mmhami,,, n mngotk atik tmsnya…!!! gmna donkz…
itukan untuk guru…… kalau untuk siswa bagaimana???? kalau melalui contoh tokoh dari cina dan jepang (maaf gak tau namanya) saya belum bisa mempratekkan. dari bab 3 semester 1 kelas X saya kurang jelas padahal saya sudah tanya pada teman saya yang sudah bisa tetap saja gak bisa…… dibaca berulang- ulang, latihan mengerjkan soal tetap saja gak bisa… huh……. sampai saya pesimis ulangan semester 1 saya gak beljar trus hasilnya jeblok. bagaimana solusinya???? terima kasih ……..
wahh ,iyaa,, aduuh,, materinya insya allah paham,, tapi kok pas menghadapi soal suka ngeblank lagi y ,, hhu
ms pa sich mnfaatnya fisika itu pa d khdpn s hari2 ???
asslm,pak bisa belajar lebih jauh tentang fisika, soalnya menurutku fisika kadang sangat menyulitkan.
Thanks PAK atas tutornya
Nice blog.
I like This
Salam kenal
Blog ini pesannya bagus, ini ranah “disain Istruksional”.
Mampir ke http://pcahyono.blogspot.com/
Salam kreatif…
Tinggalkan pesan